10 Transfer Brilian Ralf Rangnick: 4 Pemain Kini Jadi Andalan Liverpool

robin -

Ralf Rangnick

IDNGoal.news – Ralf Rangnick kian dekat dengan posisi manajer interim Manchester United. Pria 63 tahun itu bersedia menerima tawaran dari United dengan kontrak enam bulan dan beberapa klausul tambahan lainnya.

“Direksi Manchester United akan menghubungi Lokomotiv Moscow lagi hari ini untuk menyelesaikan kesepakatan untuk Rangnick. Masih merasa ‘optimis’,” kata jurnalis Fabrizio Romano.

Rangnick punya reputasi besar di sepak bola Jerman. Dia membidani kesuksesan RB Leipzig dan Hoffenheim. Dua tim yang memulai dari level rendah dan dibawa Rangnick bersaing di Bundesliga.

Selain RB Leipzig, Rangnick sejatinya juga bertanggung jawab untuk semua tim sepak bola di bawah RedBull GmbH. Rangnick bukan hanya meracik taktik, tapi juga membangun proyek, melakukan scouting, dan membeli pemain.

Berikut adalah 10 transfer brilian Rangnick bersama klub-klub yang ada di bawah kendalinya:

Sadio Mane

Sadio Mane menjadi kunci di balik aksi impresif Liverpool di Premier League dan Liga Champions. Sejak dibeli The Rreds pada 2016 lalu, Mane tidak pernah mencetak gol di bawah dua digit.

Tidak berlebihan menyebut Mane sebagai salah satu penyerang terbaik Eropa saat ini. Dan, Mane mulai mencuat bersama FC Salzburg pada 2012 lalu.

FC Salzburg membeli Mane dari klub kasta ketiga Prancis, FC Metz. Mane dibeli dengan harga 4 juta Euro. Sebelum menjadi bintang Liverpool, Mane lebih dulu bermain di Southampton.

Naby Keita

Naby Keita bergabung dengan lingkungan sepak bola Redbull pada 2014 lalu. Dia datang dari klub kasta kedua Prancis, FC Istres. Harga transfernya hanya 1,5 juta Euro saja.

Keita mewakili karier sebagian besar di lingkungan sepak bola Redbull. Bermula dari FC Salzburg, lalu tampil bagus, dan ‘promosi’ ke RB Leipzig. Setelah itu, dia dijual dengan harga mahal.

Keita dijual ke Liverpool pada 2018 lalu dengan harga 60 juta Euro. Kini, Keita jadi andalan di lini tengah The Reds.

Erling Haaland

Pada 2018, ada banyak klub tertarik pada jasa Haaland. Manchester United salah satunya. Tapi, mereka harus kecewa. Rangnick yang menaungi klub-klub di bawah kendali Redbull membawanya ke FC Salzburg.

Saat itu, Haaland dibeli dengan harga 5 juta Euro saja dari Molde. Haaland tidak lama membela FC Salzburg. Hanya satu tahun saja. Tetapi, harganya sudah naik berlipat.

FC Salzburg menjual Haaland ke Borussia Dortmund dengan harga 20 juta Euro pada Januari 2020 lalu. Haaland kini jadi salah satu penyerang paling menjanjikan di dunia.

Ibrahima Konate

Rangnick membawa Konate ke RB Leipzig pada 2017 dengan status free transfer alias gratis. Konate sebelumnya hanya bermain di klub Ligue 2, Sochaux. Konate awalnya diplot untuk bermain di RB Leipzig U-19.

Konate dengan cepat promosi ke tim utama RB Leipzig. Sempat mengalami beberapa cedera sulit, Konate tetap bisa bangkit. Pada awal musim 2021/2022, Konate dibeli Liverpool.

Dari pemain yang didapatkan secara gratis, Konate dijual ke Liverpool dengan harga 41,8 juta Euro.

Timo Werner

Werner versi RB Leipzig adalah seorang penyerang yang berbahaya. Werner bukan asli didikan RB Leipzig atau bagian dari akademi klub Redbull lain. Dia hasil didikan Stuttgart.

Rangnick membawa Werner ke RB Leipzig pada 2016. Saat itu, RB Leipzig baru saja promosi ke Bundesliga. Sementara, Werner menjadi salah satu pemain muda paling menjanjikan di Jerman.

Rangnick membeli Werner dengan harga 10 juta Euro. Lalu, ketika dijual ke Chelsea, RB Leipzig mendapatkan 53 juta Euro.

Joshua Kimmich

Jauh sebelum menjadi penerus Philipp Lham di Bayern Munchen dan Timnas Jerman, Kimmich pernah punya hubungan dengan Rangnick.

Rangnick memboyong Kimmich ke RB Leipzig pada 2013, setahun setelah dia ditunjuk sebagai Direktur Teknik. Saat itu, RB Leipzig masih bermain 3.Bundesliga. Kimmich dibeli dengan harga 500 ribu Euro.

Satu tahun setelahnya, RB Leipzig promosi ke 2.Bundesliga. Kimmich kemudian dibeli Bayern Munchen dengan harga 8,5 juta Euro.

Roberto Firmino

Rangnick bekerja untuk Hoffenheim pada 2006 hingga 2011. Jelang meninggalkan Hoffenheim, Rangnick membuat manuver yang sangat menjanjikan, membeli Roberto Firmino.

Hoffenheim hanya membayar 4 juta Euro untuk mendapatkan jasa Firmino dari klub Serie B Brasil, Figueirense. Tidak banyak yang tahu siapa Firmino ketika itu.

Firmino kemudian meledak bersama Hoffenheim. Pada 2015, Liverpool membelinya dengan harga 41 juta Euro. Untung besar!

Christopher Nkunku

Nkunku menjadi perhatian banyak klub sejak musim 2019/2020 lalu. Dia tampil bagus bersama RB Leipzig. Nkunku dikenal sebagai gelandang dengan kemampuan yang lengkap.

Nkunku tidak tumbuh dalam lingkungan sepak bola Red Bull sebagai tempat kerja Rangnick. Dia jebolan akademi PSG dan sempat promosi ke tim utama. Tapi, Nkunku tidak dipakai di PSG.

Rangnick membawa Nkunku ke RB Leipzig pada 2019 dengan harga 14 juta Euro. Kini, harga jual pemain 24 tahun itu diprediksi naik signifikan.

Dayot Upamecano

Upamecano kini menjelma sebagai salah satu bek terbaik di Bundesliga. Sebelum dipinang Bayern Munchen dengan harga 42 juta Euro, Upamecano menjadi target banyak klub top Eropa.

Upamecano telah menonjol sejak level usia. Pada 2015, FC Salzburg datang untuk membelinya dengan harga 2,2 juta Euro. Tentu saja ada peran Rangnick pada transfer ini.

Seperti pemain lain, FC Salzburg jadi ‘batu loncatan’ bagi Upamecano untuk promosi ke RB Leipzig. Dia bergabung dengan RB Leipzig pada 2016 lalu.

Marcel Sabitzer

Sabitzer sempat jadi incaran banyak klub pada awal musim 2021/2022 lalu. Tottenham dan AC Milan ngebet ingin membelinya. Tapi, dengan transfer 15 juta Euro, dia pindah ke Bayern Munchen.

Rangnick mengangkut Sabitzer ke RB Leipzig pada 2014. Saat itu, dia dibelai dengan harga 2 juta Euro saja. Kejelian Rangnick membuat Sabitzer menjadi salah satu pemain penting dalam sejarah RB Leipzig.

Sabitzer juga menjadi tumpuan Timnas Austria sejak lama

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?