10 Transfer Termahal di Era Pandemi COVID-19, Ada yang Lebih Mahal dari Sancho?

robin -

Kai Havertz

IDNGoal.news – Pandemi COVID-19 yang sudah berjalan sejak tahun 2020 lalu memberikan dampak yang besar bagi dunia sepakbola. Beberapa klub mengalami krisis keuangan akibat dari pandemi ini.

Krisis keuangan yang dialami klub-klub di seluruh dunia diantaranya berakibat dari kurangnya penjualan tiket penonton, merchandise yang kurang laku, serta beberapa sponsor yang mengurungkan dan memangkas pendapatan dari klub tersebut.

Dampak langsung dari pandemi ini adalah aktivitas klub-klub cukup terbatas dalam bursa transfer. Klub-klub kesulitan untuk jor-joran dalam belanja seperti yang terjadi di era pandemi. Bahkan klub sekelas Barcelona dan Real Madrid-pun sulit membeli pemain karena keuangan mereka yang terdampak pandemi ini.

Meski begitu, ada beberapa klub yang seakan tidak terkena pandemi. Mereka tetap belanja pemain-pemain mahal di bursa transfer ini. Berikut daftar 10 pemain yang diboyong dengan harga tinggi selama pandemi COVID-19 ini berlangsung versi transfermarkt.

Ben Chilwell

Di peringkat 10 pemain dengan transfer termahal di era COVID-19 adalah Ben Chilwell. Bek 23 tahun ini didatangkan Chelsea untuk memperkuat sisi kiri pertahanan mereka.

Chilwell didatangkan dari Leicester dengan harga 50.2 juta euro. Bersama Leicester, bek sayap berusia 24 tahun tersebut mampu bermain sebanyak 33 pertandingan dan mencetak tiga gol serta tiga assist.

Di Chelsea, ia sendiri mendapatkan kepercayaan lebih dengan tampil sebanyak 42 kali dan memberikan tujuh assist dan empat gol, selain itu kedatangannya sendiri membantu Chelsea menjadi juara Liga Champions musim 2020/21 bersama Thomas Tuchel.

Timo Werner

Striker yang sebelumnya membela RB Leipzig tersebut didatangkan Chelsea saat masih dilatih oleh Lampard bersama dengan Havertz dan Ziyech.

Werner dibeli oleh Chelsea dengan mahar 53 juta euro pada musim 2020/21. Werner menunjukkan catatan fantastis dengan mencetak 34 gol dan 13 assist dari 45 pertandingan bagi Leipzig. Tidak heran jika Lampard kesengsem untuk mendatangkannya ke Stamford Bridge.

Meskipun musim 2020/21 sendiri merupakan musim terburuknya yang hanya berhasil mencetak 12 gol dan 15 assist pada 52 pertandingannya bersama Chelsea. Dirinya masih dipercayai Thomas Tuchel sebagai striker utama Chelsea dan mempersembahkan gelar Liga Champions saat itu.

Ben White

Arsenal baru-baru ini membeli seorang bek tengah dari Brighton, dengan harga yang dinilai cukup fantastis. Ia adalah bek berusia 23 tahun, Ben White.

Bagaimana tidak Ben White sendiri diboyong dengan harga 58.5 Juta euro saat itu. Kehadiran Ben White sendiri diharapkan bisa membantu menambah pertahanan Arsenal yang cukup rapuh pada musim lalu.

Musim lalu Arsenal harus puas dengan peringkat tujuh dan tidak mampu bermain pada fase Liga Champions maupun Liga Eropa. White yang musim lalu jadi tembok yang tangguh bagi The Seagulls diharapkan mampu mengulangi performanya itu dan menjadi bek yang tangguh bagi Arsenal.

Miralem Pjanic

Barcelona yang melakukan pertukaran antara Pjanic dan Arthur menjadikan Pjanic masuk dalam daftar ini. Transfermarkt memperkirakan Barcelona mendapatkan jasa gelandang Serbia itu dengan nilai 60 juta euro.

Beberapa kali fans Barcelona berpendapat bahwa kedatangannya sendiri kurang memberikan dampak besar, pasalnya Pjanic sendiri merupakan pemain berumur cukup tua dengan usianya yang sudah menginjak 30 tahun di masa itu.

Di musim terakhinya bersama Juventus ia sendiri dipercayai bermain sebanyak 43 pertandingan dan mencetak tiga gol dan delapan assist. Koeman sendiri mendatangkannya sebagai gelandang senior yang dinilai bisa membantu lini tengah Blaugrana bersama De Jong dalam kiprahnya bersama Juventus

Achraf Hakimi

Transfer Achraf Hakimi ke PSG menjadikan Paris Saint Germain merupakan salah satu tim yang dipenuhi bintang musim depan.

Bersama Inter Milan Hakimi sendiri berhasil meraih scudetto musim lalu. Ia sendiri didatangi PSG dengan mahar sebesar 60 juta euro untuk memperkuat dan menambah daya pertahanan milik PSG.

Bek sayap yang pernah menjadi wonderkid simpanan Real Madrid tersebut bermain cukup impresif musim lalu dan dipercayai untuk bermain sebanyak 45 pertandingan dan mencatatkan 11 assist serta tujuh gol bersama Inter.

Sprint serta pertahanannya yang bagus menjadikan bek sayap berusia 22 tahun tersebut diboyong PSG dengan harga cukup tinggi. Kedatangannya sendiri sangat cocok dengan permainan PSG yang mengedepankan kecepatan untuk mencetak gol.

Ruben Dias

Ruben Dias saat ini menjadi salah satu bek termahal dengan performa gemilangnya bersama Manchester City. Citizens sendiri memboyong Bek tengah berusia 24 tahun tersebut untuk menjadi tandem Laporte maupun John Stones.

Ia diboyong City dari Benfica pada musim 2020/21 dengan harga 68 juta Euro. Saat itu Laporte juga beberapa kali mengalami cedera dan Manchester City sendiri membutuhkan bek tangguh untuk mengisi lini belakang City.

Bersama Benfica sendiri ia diturunkan sebanyak 49 pertandingan dan membantu menjuarai piala Super Cup dimusim 2019/20. Kedatangannya sendiri sangat membantu City dan mampu menembus Final Liga Champions Eropa, meskipun harus takluk dengan Chelsea.

Selain itu ia juga membantu The Citizens meraih trofi Liga Inggris musim 2020/21. Sampai saat ini Diaz sendiri masih menjadi starter dan mulai membuat posisi Laporte tergantikan olehnya.

Victor Osimhen

Pemain mahal di era covid-19 datang dari posisi striker. Ia adalah Victor Osimhen didatangkan ke Napoli dari Lille dengan harga 70 juta euro.

Striker muda berusia 22 tahun tersebut didatangkan bukan tanpa alasan. Pada musim 2019/20 lalu sebelum dirinya didatangkan ia berhasil mencetak 18 gol dan enam assist di seluruh pertandingan yang ia mainkan bersama Lille.

Catatan baik dari striker asal Nigeria tersebut membuat Napoli menginkannya untuk bermain bersama Insigne. Meskipun jumlah gol dan assist yang dicetak merosot, kedatangan Osimhen sendiri membantu Napoli mampu finish di peringkat lima Serie A setelah sebelumnya hanya mampu berada diperingkat ketujuh klaseemen.

Arthur Melo

Pemain selanjutnya datang dari gelandang berkebangsaan Brasil. Arthur menjadi alat barter dari Barcelona yang saat itu menginginkan jasa seorang Miralem Pjanic.

Transfermarkt memperkirakan gelandang berusia 24 tahun ini didapatkan Juventus di angka 72 juta euro. Juventus sendiri memilih gelandang tengah tersebut untuk mengisi kepergian dari Pjanic. Selain itu ia bisa menjadi opsi masa depan Juventus dan menjadi duet bersama Ramsey maupun Rabiot.

Bersama Blaugrana Arthur sendiri sangat jarang ditampilkan sebagai pemain starter, dan itulah mengapa ia mau dibujuk pergi ke Juventus saat itu. Musim 2019/20 sendiri ia hanya mencatatkan 28 pertandingan bersama Barcelona dan mencatat empat gol dan empat assist.

Kai Havertz

Pemain termahal kedua di era pandemi ini adalah gelandang serang Chelsea yang menjadi pencetak gol tunggal bagi Chelsea yang keluar sebagai juara Liga Champions Eropa, Kai Havertz.

Gelandang bekebangsaan Jerman ini sendiri datang dari Leverkusen dengan harga 80 Juta euro di musim 2020/21. Sebagai gelandang muda yang masih berusia 22 tahun. Chelsea memilih membeli dirinya usai catatan yang cukup impresif di klub Bundesliga tersebut.

Pada musim sebelumnya ia sendiri memberikan catatan 18 gol dan sembilan assist di seluruh pertandingan yang ia mainkan bersama Leverkusen. Kini Havertz sendiri menjadi pemain andalan Chelsea yang mampu diletakan sebagai gelandang serang, maupun second striker dibelakang Timo Werner.

Jadon Sancho

Winger andalan Borussia Dortmund yang belum lama ini dibeli Manchester United ini, menjadi urutan teratas dalam bursa transfer termahal saat pandemi ini.

Pemain berusia 21 tahun tersebut sendiri diboyong dengan harga 85 juta euro atau setara 1,46 triliun rupiah. Harga tersebut masih terbilang harga yang cukup mahal bagi pemain dibeli saat krisis keuangan terjadi.

Manchester United sendiri tertarik memboyong winger tersebut berkat performa gemilangnya bersama Dortmund. Musim lalu sendiri ia berhasil mencatatkan 16 gol dan 20 assist pada 38 pertandingan yang ia jalani bersama dengan Dortmund.

Harga tersebut merupakan harga yang sebenarnya masih cukup ideal, mengingat Sancho sendiri merupakan pemain andalan Dortmund yang menjadi duet bersama Erling Haaland disana.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?