2 Kunci Liverpool untuk Juara Premier League: Rendah Hati dan Lapar!

admin - Liga Inggris

Pemain Liverpool, Thiago Alcantara (nomor 6)

IDNGoal.news – Liverpool punya peluang yang sangat besar untuk menjadi juara Premier League musim 2021/2022. Menurut sang gelandang, Thiago Alcantara, ada dua aspek kunci yang bisa membawa Liverpool juara yakni rendah hati dan lapar.

Liverpool baru saja mengalahkan Arsenal pada laga tunda pekan ke-27 Premier League, Kamis (17/3/2022) dini hari WIB. Liverpool menang 2-0 pada laga di Stadion Emirates dari gol Diogo Jota dan Roberto Firmino.

Hasil itu membuat Liverpool kini hanya terpaut satu poin dengan Man City yang ada di puncak klasemen. Kedua tim sama-sama punya sembilan laga sisa. Pada pekan ke-32, Liverpool akan berjumpa Man City.

Melihat performa terkini, Liverpool lebih baik dibanding Man City. The Reds sangat tangguh.

Rendah Hati dan Lapar!

Skuat Liverpool merayakan gol Diogo Jota ke gawang Arsenal di laga tunda pekan 27 Premier League 2021-22 di Emirates Stadium, Kamis (17/03/2022) dini hari WIB. © AP Photo
Liverpool selalu menang pada sembilan laga terakhir di Premier League. Sementara, Man City dua kali gagal menang pada lima laga terakhir. Performa konsisten itulah yang membuat The Reds sukses memangkas jarak poin.

“Kami berharap Manchester City kehilangan poin dan mereka melakukannya. Jaraknya sekarang adalah satu poin tetapi kami hanya menantikan pertandingan Nottingham Forest dan tidak ada yang lain,” kata Thiago.

Liverpool akan berjumpa Man City pada pekan ke-32. Sebelum itu, masih ada dua laga yang harus dimainkan Liverpool yakni melawan Nottingham Forest di Piala FA dan Watford pada pekan ke-31 Premier League.

“Kami hanya mencoba untuk memenangkan setiap pertandingan yang kami miliki. Kami harus menganalisis permainan ini untuk melewati kesalahan yang kami lakukan dan kemudian menatap ke depan. Itulah kuncinya, tetap rendah hati dan lapar,” tegas Thiago.

Tentang Arsenal

Terkait laga melawan Arsenal, Thiago mengakui Liverpool tidak menunjukkan performa terbaik. Babak pertama yang dijalani The Reds bukan performa terbaik. Tapi, pada akhirnya Liverpool mampu mendapat tiga poin.

“Kami merasa high press kami tidak seakurat biasanya. Kami mulai memainkan gaya kami yang sebenarnya dan lebih baik di babak kedua,” kata Thiago.

“Saya memberikan dua assist dan Andy Robertson baru saja memenangkan Man of the Match! Tidak, saya bercanda. [Tentang kesalahan umpan] saya tidak menyadari Alexandre Lacazette ada di sana dan untungnya kami memiliki kiper luar biasa yang melakukan penyelamatan bagus,” tutup Thiago.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?