5 Pelajaran Arsenal vs Chelsea: The Blues Makin Ngeri Dengan Lukaku

robin -

Romelu Lukaku

IDNGoal.news – Arsenal tak bisa membendung kekuatan Chelsea di pekan kedua Premier League 2021-22, Minggu (22/08/2021) malam WIB.

Arsenal menjamu Chelsea di Emirates Stadium. Akan tetapi mereka membuka laga dengan buruk.

Di menit ke-15, Chelsea sukses menjebol gawang Arsenal melalui tap-in Romelu Lukaku. 20 menit kemudian, Reece James ikut mencetak gol dengan tendangan kerasnya.

Arsenal bisa sedikit membenahi performanya di babak kedua. Namun pasukan Mikel Arteta gagal mencetak gol dan akhirnya kalah 0-2 dari Chelsea.

Dari hasil tersebut, pelajaran apa saja yang bisa dipetik? Simak ulasannya di bawah ini Bolaneters.

Saka Tidak Fit?

Dua gol Chelsea semuanya berasal dari lubang yang ada di sisi kiri. Kedua gol itu tercipta karena Reece James begitu leluasa bergerak tanpa ada pemain yang mengawalnya.

Padahal di sisi tersebut ada Kieran Tierney. Di depannya ada Bukayo Saka. Masalahnya adalah Saka.

Dalam terciptanya dua gol tersebut, Saka sama sekali tak terlihat melakukan track back dan memberikan dukungan pada Tierney. Entah apa yang terjadi pada pemain Timnas Inggris ini.

Padahal ia pemain yang enerjik. Dan dalam menyerang pun ia tak terlihat berbahaya. Sepertinya ia sedang tidak fit.

Jadi tak heran jika ia akhirnya ditarik keluar pada babak kedua. Namun ini bisa sedikit dimaklumi karena ia telat gabung Arsenal karena menjalani liburan usai bermain di Euro 2020.

Lukaku Bikin Chelsea Makin Ngeri

Di laga ini Romelu Lukaku resmi menjalani debutnya bagi Chelsea. Dan The Blues memang tak salah mengeluarkan banyak duit demi memulangkannya.

Ia meneror pertahanan Arsenal. Pablo Mari dan Rob Holding kewalahan menghentikan Lukaku.

Pemain Belgia ini mampu menahan bola dengan sangat baik di lini serang. Demi menghentikannya ia pun beberapa kali harus dilanggar atau dikeroyok beberapa pemain sekaligus.

Lukaku pun mampu menciptakan ruang bagi pemain lain. Ia juga sempat nyaris menciptakan assist bagi Kai Havertz yang datang dari second line. Sayang tendangan pemain Jerman itu gagal berbuah gol.

Lukaku juga seharusnya bisa mencetak lebih dari satu gol di laga tersebut. Jika bukan karena aksi Bernd Leno, sundulannya bisa menjebol gawang Arsenal. Ini adalah debut yang manis bagi pemain kidal tersebut.

Chelsea kini jelas makin komplit. Mereka tak cuma punya berisan gelandang pencetak gol namun juga memiliki predator di lini serang. Ngeri!

Tembok Kokoh Chelsea

Di babak kedua, penampilan Arsenal membaik. Hal ini tak lepas dari meningkatnya kinerja Emile Smith Rowe dkk di lini tengah.

Beberapa kali mereka mampu melewati adangan Jorginho dan Mateo Kovaric. Akan tetapi untungnya bagi Chelsea mereka punya tembok tebal di lini belakang.

Trio Antonio Rudiger, Andreas Christensen, dan Cesar Azpilicueta tampil perkasa. Mereka sulit dilewati oleh para gelandang dan penyerang Arsenal.

Dan jika ada masalah pun, masih ada pengamanan ekstra. Ia adalah Edouard Mendy. Ia punya refleks ciamik dan tak ragu untuk memotong bola silang lawan.

Yang membuat fans Chelsea lebih lega lagi adalah, lini belakang memiliki kedalaman skuat yang bagus. Di bangku cadangan masih ada Thiago Silva, Kurt Zouma, dan Trevor Chalobah.

Masalah di Lini Serang Arsenal

Arsenal memang punya sejumlah penyerang. Yang diandalkan tentu saja adalah Pierre-Emerick Aubameyang.

Tapi seperti yang diketahui, ketajamannya menguap begitu saja sejak musim lalu. Belum ada tanda ia akan membaik pada musim ini.

Masih ada Alexandre Lacazette. Namun masa depannya sekarang masih jadi tanda tanya. Ada kemungkinan ia bisa dijual meski sebenarnya bisa diandalkan jadi juru gedor The Gunners.

Arteta pun berusaha mengandalkan Falorin Balogun (vs Brentford) dan Gabriel Martinelli (vs Chelsea). Namun usaha tersebut gagal. Keduanya terisolasi di lini serang.

Kehadiran Nicolas Pepe pun tak membantu sejauh ini. Jadi ini adalah masalah besar yang harus segera dicarikan solusinya oleh Mikel Arteta.

Masa Depan Arteta

Dua kekalahan beruntun di laga pembuka dan tak bisa mencetak gol sama sekali. Ini tak pernah terjadi dalam sejarah Arsenal dalam keikutsertaannya di kompetisi di Inggris dalam 128 tahun.

Maka tak heran jika fans Arsenal murka. Mereka langsung kompak menyerukan ‘Arteta Out’ alias minta sang manajer dipecat atau mengundurkan diri.

Jadi apakah Arteta layak dipecat saat ini?

Jika dilihat dari situasinya, Mikel Arteta masih layak diberi kesempatan memperbaiki Arsenal. Dalam laga lawan Chelsea ini, timnya harus kehilangan 10 pemain sekaligus.

Mereka yang absen berasal dari berbagai posisi. Mulai dari Alex Runarsson, Hector Bellerin, Ben White, Gabriel Magalhaes, Thomas Partey, Lucas Torreira, Martin Odegaard, Willian, Alexandre Lacazette, sampai Eddie Nketiah.

Para pemain seperti Odegaard, Lacazette, Partey, White, dan Magalhaes bisa langsung masuk tim. Kehadiran mereka kemungkinan akan bisa memberikan warna berbeda pada permainan Arsenal.

Jadi tunggu saja sampai Arsenal bisa bermain full team. Jika memang tidak ada perubahan, silakan segera hubungi Antonio Conte yang sedang menganggur.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?