5 Pelajaran Athletic Bilbao vs Real Madrid: Kota Madrid Mau Juara

robin -

Skuad Real Madrid

IDNGoal.news – Perlawanan Athletic Bilbao membuat Real Madrid tampak kesusahan meraih tiga angka dari laga lanjutan La Liga hari Minggu (16/5/2021) di San Mames. Namun pada akhirnya, klub besutan Zinedine Zidane tersebut menang dengan skor 1-0.

Pertahanan berlapis dari Los Leones benar-benar membuat lini serang Real Madrid geleng-geleng kepala. Jangankan mencetak gol, membuat peluang saja sulitnya minta ampun. Meski begitu, Los Merengues tidak menyerah.

Mereka melanjutkan upayanya di babak kedua. Tingkatan kesulitannya masih cukup tinggi. Akan tetapi, Real Madrid bisa mencetak gol penentu kemenangan lewat aksi sang bek, Nacho, pada menit ke 68.

Ada beberapa pelajaran penting yang Bolaneters bisa petik dari pertandingan kali ini. Informasi selengkapnya bisa disimak dengan melakukan scroll ke bawah.

Di Puncak Selama Beberapa Menit

Ambisi Real Madrid di musim ini sudah jelas: mempertahankan gelar La Liga. Namun mereka belum juga mampu merebut posisi puncak klasemen dari tangan rival sekotanya, Atletico Madrid.

Namun ada satu momen di mana mereka bisa merasakan dinginnya puncak klasemen. Yakni ketika Nacho mencetak gol. Pada saat itu, Atletico masih kesulitan membobol gawang Osasuna yang juga memiliki pertahanan berlapis-lapis.

Real Madrid bertahan di puncak selama 20 menit saja. Atletico, yang sempat tertinggal lebih dulu, berhasil menjadi pemenang dalam pertandingan yang digelar di Wanda Metropolitano itu setelah Renan Lodi dan Luis Suarez membuat skor berubah jadi 2-1.

Sulitnya Mencetak Gol

Real Madrid harus menunggu sampai menit ke-68 untuk mencetak gol. Namun perlu diketahui bahwa permasalahan ini tidak disebabkan oleh lini depan yang menyia-nyiakan peluang seperti Atletico Madrid.

Athletic Bilbao memang patut mendapatkan pujian karena mampu menetralisir serangan Real Madrid. Tembakan klub sebesar Real Madrid bisa dibatasi hingga 11 kali saja, dua di antaranya menemui sasaran.

Padahal Madrid tampil cukup dominan. Mereka mencatatkan penguasaan bola sebesar 65 persen. Namun, para pemainnya hampir tidak diberi ruang untuk bernafas ketika masuk ke kotak penalti Los Leones.

Kontroversi Kecil dari Wasit

Pertandingan kali ini menghasilkan kontroversi yang berasal dari keputusan wasit. Namun sepertinya, keputusan itu tidak akan menjadi perbincangan yang heboh di tengah-tengah penikmat sepak bola.

Kontroversi terjadi di tengah berjalannya babak pertama. Percobaan umpan silang yang dilakukan Alvaro Odriozola mengenai tangan Jon Morcillo di kotak terlarang. Tapi wasit tidak memberikan penalti kepada Madrid meskipun telah berkonsultasi dengan tim VAR.

Momen itu cukup krusial karena bisa mengubah hasil akhir pertandingan. Seandainya Real Madrid gagal meraih tiga poin, kemungkinan keputusan wasit yang satu ini bakalan ramai diobrolkan terutama oleh fans Madrid.

Masterclass dari Luka Modric

Nacho memang mencetak gol penentu, dan Casemiro yang membantunya. Akan tetapi, publik tidak boleh memandang enteng kontribusi Luka Modric yang membuat Real Madrid sering menguasai bola.

Pemain berkebangsaan Kroasia tersebut menjalankan tugasnya sebagai pengedar bola dengan sangat baik. Menurut catatan Whoscored, ia mampu menyelesaikan 83 dari 88 operan yang dilakukan selama berada di lapangan.

Sembari menjalankan tugas utamanya, Modric juga ikut serta membantu memperkuat lini pertahanan. Ia menyelesaikan tiga dari lima tackling, melakukan satu kali sapuan serta membuat dua intersep.

Kota Madrid Mau Juara

Sebelum pekan ke-37 digelar, situasi perebutan gelar La Liga masih terasa sengit. Hal ini dikarenakan Atletico Madrid dan Barcelona hanya berjarak empat poin saja. Sementara dengan Real Madrid cuma dua angka.

Pada pekan ke-37, Barcelona menelan kekalahan saat menjamu Celta Vigo di Camp Nou dengan skor tipis 1-2. Atletico dan Real Madrid semakin menjauh dan harapan Barcelona untuk keluar sebagai juara dipastikan pupus.

Sekarang perebutan gelar La Liga hanya menyisakan dua tim dari Ibukota Spanyol saja. Cukup menarik, mengingat Atletico dan Real Madrid akan menghadapi lawan yang di atas kertas bisa dikalahkan.

Kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan. Hasil seri apalagi kalah bakalan berujung nestapa untuk Atletico andai Real Madrid menang. Sementara Real Madrid wajib menang kalau ingin keluar sebagai juara. Hasil lain haram hukumnya.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?