5 Pelajaran dari Kemenangan Real Madrid: Vinicius Oke, Gak Perlu Mbappe!

robin -

Carlo Ancelotti

IDNGoal.news – Real Madrid memetik kemenangan penting dalam duel pekan ke-3 La Liga 2021/22. Menyambangi Benito Villamarin, Minggu (29/8/2021), Los Blancos menundukkan Real Betis dengan skor 1-0.

Meski hanya menang dengan satu gol, hasil ini sangat penting bagi Madrid. Mereka kembali ke jalur kemenangan setelah ditahan imbang Levante 3-3 pekan lalu.

Pertandingan ini juga menunjukkan ketangguhan skuad Carlo Ancelotti di musim 2021/22. Madrid memasuki era baru tanpa setelah kehilangan beberapa pilar penting, sejauh ini mereka tampak mengatasinya dengan baik.

Sellain itu, setidaknya ada 5 pelajaran penting dari pertandingan ini yang perlu diperhatikan. Apa saja sih? 

Carvajal is back!

Carvajal sudah lama menepi karena cedera. Musim lalu dia tidak bisa berkontribusi maksimal karena dihantam cedera kambuhan.

Tak hanya itu, Carvajal terakhir mencetak gol untuk Madrid pada tahun 2019 lalu. Dia sudah lama tidak merayakan golnya untuk membantu tim.

Kini, Carvajal kembali dengan permainan luar biasa. Dia mencetak gol penentu kemenangan Madrid dan tampak bermain dengan percaya diri bebas cedera.

Benzema semakin tajam

Benzema membuat assist untuk gol Carvajal kali ini. Baru awal musim, kontribusi Benzema sudah tampak menjanjikan untuk Los Blancos.

Tercatat, Benzema terlibat dalam 5 gol Madrid dalam 3 pertandingan musim ini dengan 2 gol dan 3 assists. Ini torehan terbaiknya di awal musim selama membela Los Blancos.

Sudah bertahun-tahun Madrid mengandalkan Benzema untuk mencetak gol. Musim ini, seharusnya Benzema masih jadi pilar utama.

Vinicius Oke, Madrid bisa Tanpa Mbappe!

Gol tunggal Madrid kali ini datang dari kaki Dani Carvajal, tapi aksi Vinicius juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Dia bermain luar biasa sebagai winger kiri.

Di laga ini Vinicius membuat percobaan 14 dribel, 7 di antaranya sukses. Angka ini hanya kalah dari Cristiano Ronaldo dalam satu dekade terakhir untuk ukuran pemain Madrid.

Sepekan terakhir kabar Kylian Mbappe ke Madrid semakin kuat. Namun, Vinicius seolah-olah ingin membuktikan bahwa ada dia yang bisa diandalkan andai Mbappe batal datang. Dia sudah mencetak 3 gol dari 3 pertandingan.

Ujian pertama Ancelotti

Laga ini bisa disebut sebagai ujian alot pertama untuk Carlo Ancelotti dan dia bisa melewatinya dengan baik. Betis bukanlah lawan yang mudah dikalahkan.

Ancelotti meramu taktik dengan tepat, memilih starting XI yang pas, dan membuat pergantian pemain sesuai dengan kebutuhan. Contohnya, dia memilih Vinicius jadi starter dan mencadangkan Eden Hazard.

Pelatih senior ini juga menurunkan Miguel Gutierrez sebagai bek kiri supaya David Alaba bisa bermain sebagai bek tengah. Ada pula aksi Isco yang tampak seperti pemain baru di bawah Ancelotti.

Hazard dan Bale ?

Meski ada beberapa pemain Madrid yang tampil menonjol dan memberikan kontribusi penting, ada pula pemain-pemain lain yang tampak kesulitan seperti biasa.

Gareth Bale bermain sejak awal, tapi kontribusinya begitu minim sebagai winger kanan. Dia seharusnya jadi salah satu ancaman terbesar Madrid, faktanya tidak demikian.

Hazard tidak jauh berbeda. Dia masuk sebagai pengganti di babak kedua, tapi tidak bisa maksimal membantu tim. Entah mengapa Hazard masih belum menemukan permainan terbaiknya.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?