5 Pelajaran dari Laga Manchester United vs Omonia: Finishing Bapuk atau Kipernya Jago?

admin - Liga Europa

Aksi Cristiano Ronaldo dalam laga Manchester United vs Omonia Nicosia, Jumat (14/10/2022)

IDNGoal.news – Manchester United susah payah mengalahkan Omonia Nicosia dengan skor 1-0 di Old Trafford dalam laga matchday 4 fase grup Liga Europa 2022/2023, Jumat (14/10/2022) dini hari WIB.

Manchester United benar-benar mendominasi jalannya pertandingan dengan melepas 34 tembakan. Namun, gol yang dinanti baru tercipta pada masa injury time babak kedua lewat aksi Scott McTominay.

Di tim lawan, kiper Francis Uzoho benar-benar menjadi benteng kokoh Omonia. Kiper asal Nigeria itu tercatat 12 kali melakukan penyelamatan untuk menggagalkan peluang emas para pemain tuan rumah.

Sejumlah pelajaran bisa diambil dari laga ini. Berikut ulasan selengkapnya.

Finishing Jelek

Pada laga ini, Erik ten Hag menurunkan trio Antony, Cristiano Ronaldo, dan Marcus Rashford di lini depan. Dua nama terakhir pun menjadi pemain yang melepas tembakan terbanyak.

Rashford tercatat 10 kali melepas tembakan, lima di antaranya tepat sasaran. Namun, tak ada satu pun yang berbuah gol.

Harus diakui, 34 tembakan sepanjang laga dan hanya membuahkan satu gol di penghujung pertandingan menjadi bukti bahwa finishing para pemain United kali ini jelek.

Angkat Topi untuk Francis Uzoho

Uzoho benar-benar menjadi benteng kokoh Omonia. Kiper asal Nigeria itu tercatat 12 kali melakukan penyelamatan untuk menggagalkan peluang emas para pemain tuan rumah.

Dari 12 penyelamatan tersebut, lima di antaranya dilakukan Uzoho untuk mementahkan peluang Marcus Rashford. Tak heran jika Rashford merasa frustrasi pada laga ini.

Sayang, penampilan apik Uzoho di bawah mistar tetap tak bisa membawa Omonia membawa pulang poin dari Old Trafford.

Cristiano Ronaldo Sudah Habis?

Setelah akhir pekan kemarin mencetak gol ke-700 di level klub, Ronaldo kini mendapat kepercayaan untuk tampil sebagai starter.

Sayang, Ronaldo gagal mencatatkan namanya di papan skor. CR7 tercatat tujuh kali melepas tembakan, tetapi hanya dua yang tepat sasaran.

Benarkah masa jaya Ronaldo sudah habis di usianya yang hampir mendekati 38 tahun? Statistik permainan Ronaldo musim ini bisa jadi mengatakan demikian.

Butuh Striker Baru

Sudah lewatnya masa jaya Ronaldo dan masih belum mumpuninya performanya Anthony Martial membuat kebutuhan Manchester akan sosok ujung tombak baru semakin mendesak.

Terus-menerus mengandalkan para pemain sayap dan gelandang bakal membuat Manchester United kesulitan untuk bersaing memperebutkan trofi juara.

Manajemen Manchester United harus bergerak mencari striker anyar ketika jendela transfer Januari mendatang dibuka.

Peluang Juara Grup

Berkat hasil ini, Manchester United masih tertahan di peringkat dua klasemen Grup E dengan poin 9. Sementara itu, Omonia masih terpuruk di peringkat empat dengan sama sekali belum meraih poin.

United masih tertinggal tiga poin dari Real Sociedad di puncak klasemen. Peluang untuk menjadi juara grup masih sangat terbuka karena masih ada dua laga tersisa.

Jika nanti hanya menjadi runner-up, maka Manchester United patut was-was karena mereka harus menjalani partai play-off melawan tim buangan dari Liga Champions.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?