5 Pelajaran dari Man City Juara Carabao Cup: Menuju Treble, Kane Out!

robin -

Pep Guardiola

IDNGoal.news – Minggu (25/4/2021),Manchester City keluar sebagai juara Carabao Cup 2020/21 usai menundukkan Tottenham Hotspur di partai final yang digelar di Wembley Stadium.

Man City hanya menang tipis dengan skor 1-0, tapi itu sudah cukup untuk membungkus trofi. Spurs terus dibombardir dan membang tidak bisa berbuat banyak.

Hasil ini menuntun pasukan Josep Guardiola pada trofi pertama mereka musim ini. Man City masih terlalu tangguh dan berpeluang meraih trofi lainnya musim ini.

Di sisi lain, hasil ini jadi tamparan keras untuk Spurs yang lagi-lagi gagal jadi juara. Padahal Spurs baru memecat Jose Mourinho dengan maksud memperbaiki performa tim.

Pertandingan ini pun menyisakan 5 pelajaran penting yang menarik diperhatikan. Apa saja?

Carabao Cup ke-4, Menuju Treble

Trofi ini membuktikan status Man City sebagai raja di Carabao Cup. Guardiola membawa timnya merajai Carabao Cup dalam empat musim beruntun.

Keempat trofi beruntun itu diraih di bawah pelatih yang sama, Guardiola. Ini membuktikan konsistensi Pep mempersembahkan trofi untuk Man City.

Lebih lanjut, trofi ini juga melengkapi koleksi trofi Piala Liga Man City jadi total 8 trofi, menyamai rekor Liverpool.

Lupakan kegagalan FA Cup

Menjadi juara di Wembley Stadium kali ini sedikit mengobati sisa rasa kecewa Man City yang gagal di FA Cup beberapa pekan lalu.

Kala itu, di pertengahan April 2021, Man City takluk 0-1 dari Chelsea di babak semifinal. Mereka lagi-lagi gagal menjadi juara FA Cup.

Kini kekecewaan itu telah terobati. Terlebih, Man City punya peluang meraih treble winners musim ini jika bisa menjuarai Liga Champions.

Tottenham raja runner-up

Ini bukan pertama kalinya Tottenham berakhir sebagai runner-up. Sebaliknya, Spurs memang terbukti jadi jagoan runner-up sejak memasuki abad ke-21.

Empat final terakhir Tottenham juga berakhir pahit. Mereka jadi runner-up di tiga Piala Liga dan di satu kesempatan final Liga Champions.

Lemari trofi Spurs masih kosong. Kesempatan jadi juara lagi-lagi sirna.

Panggung Riyad Mahrez

Riyad Mahrez jadi pemain paling merepotkan untuk Tottenham. Dia seorang diri sudah cukup membuat Hugo Lloris berkali-kali jatuh bangun.

Andai lebih beruntung, Mahrez bisa mencetak lebih dari satu gol di laga ini. Sayangnya dia tidak bisa menaklukkan Lloris yang tampil impresif.

Mahrez membuat total 4 tembakan dan menciptakan 3 umpan kunci untuk rekan-rekannya.

Tanpa trofi, Harry Kane segera pergi?

Harry Kane sekali lagi gagal meraih trofi. Untuk striker top sekelas Kane, kegagalan terus-menerus ini tentu mengecewakan.

Kane sudah lama didorong untuk meninggalkan Spurs dan mencari klub baru yang bisa membantunya meraih trofi. Kini situasinya semakin mendesak.

Ada banyak klub, Kane tinggal pilih. Dia juga bisa memilih Man City yang sudah lama mengejar jasanya.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?