5 Pelajaran Real Madrid vs Cadiz: Bagaikan Gandalf, Ledesma Bikin Los Merengues Frustrasi

robin - Uncategorized

Carlo Ancelotti

IDNGoal.news – Real Madrid gagal meraih tiga poin saat menjamu Cadiz dalam laga lanjutan La Liga, Senin (20/12/2021) dini hari tadi. Bermain di Santiago Bernabeu, Los Merengues cuma mampu meraih hasil imbang 0-0.

Bukan sesuatu yang mengherankan kalau Madrid hanya bisa meraih satu angka dari laga ini. Mereka sejatinya sudah tampil dengan sangat perkasa. Sayangnya, Cadiz bermain bertahan dan menyulitkan Madrid untuk mencetak gol.

Ada lima pelajaran penting yang bisa dipetik dari pertandingan kali ini. Simak informasi selengkapnya dengan melakukan scroll ke bawah!

‘You Shall Not Pass’

Kalimat legendaris yang satu ini dilontarkan oleh pemeran Gandalf di film The Lord of the Rings: The Fellowhship of the Ring, Ian McKellen. Ia mengucapkan kalimat tersebut ketika menghadapi Balrog di Mines of Moria.

Gandalf menepati kata-katanya. Ia berhasil menghalangi Balgor yang sedang mengejar Frodo Baggins dkk. Aksi epik McKellen dalam film tersebut sampai diabadikan dalam bentuk meme yang tersebar di dunia internet hingga sekarang.

Penampilan Ledesma sama epiknya dengan Gandalf. Meski dihujani berbagai macam tembakan dari penyerang Real Madrid, ia mampu mempertahankan gawangnya bebas dari kebobolan! ‘You Shall Not Pass!’

36 Tembakan!

Ini baru yang namanya pertandingan berat sebelah! Real Madrid benar-benar menguasai jalannya permainan, dengan statistik penguasaan bola mencapai 82 persen. Cadiz benar-benar dibuat tidak berkutik.

Catatan lain yang menunjukkan keperkasaan Los Merengues adalah jumlah tembakannya. Tidak tanggung-tanggung, Karim Benzema dkk melepas sebanyak 36 tembakan yang sembilan di antaranya menemui sasaran!

Statistik tersebut seharusnya bisa membuat Madrid menang mudah, setidaknya dengan margin skor lima gol. Namun aksi Ledesma di bawah mistar gawang membuat Real Madrid harus pasrah menerima satu angka.

Bagaimana Penampilan Eden Hazard?

Eden Hazard mendapatkan kesempatan bermain yang jarang didapatkan pada musim ini. Ia mengisi pos winger kanan untuk menemani Karim Benzema dan Vinicius Junior dalam format tridente formasi 4-3-3.

Nasib Hazard semenjak bergabung dengan Real Madrid berubah 180 derajat. Ia lebih banyak mendekam di ruang rawat lantaran cedera dan ketika diberi kesempatan bermain, aksi eks bintang Chelsea tersebut mengecewakan.

Lantas, bagaimana penampilannya hari ini? Tidak bisa dikatakan spesial, tapi tak begitu buruk. Whoscored memberinya rating 7.0. Hazard cukup memberikan kontribusi di lini depan dan sempat melepaskan tiga tembakan, dua menemui sasaran.

Takhta Madrid Mulai Terganggu

Hasil imbang ini tidak membuat Real Madrid lengser dari puncak klasemen sementara. Mereka masih unggul jauh dari pesaing terdekatnya, Sevilla, yang menduduki posisi kedua dengan selisih enam poin.

Namun Los Merengues tidak boleh menghembuskan nafas lega. Mereka bisa disalip oleh klub besutan Julen Lopetegui tersebut sewaktu-waktu. Apalagi, Sevilla masih mengantongi satu laga tunda yang kalau dimenangkan bisa membuat selisih poin terpangkas jadi tiga.

Tentu, Madrid tak ingin disalip oleh Sevilla. Disalip oleh Sevilla yang dilatih Lopetegui bisa jadi salah satu komedi terbesar di tahun ini. Seperti yang diketahui, Lopetegui pernah merasakan pahitnya pemecatan di Real Madrid tahun 2018 lalu.

Pelajaran Buat Los Merengues

Ada satu pelajaran penting yang bisa dipetik Real Madrid. Ini adalah laga yang pas buat mereka untuk menghadapi Athletic Bilbao pada Kamis (23/12/2021) mendatang di San Mames Barria.

Cadiz bukanlah master dalam urusan bertahan. Mereka cuma menempatkan 10 pemainnya di dekat kotak penalti untuk membuat barisan serang lawannya frustrasi. Dalam urusan bertahan, Bilbao jauh lebih baik.

Bilbao menduduki peringkat kesembilan karena lini depannya yang tumpul. Kalau urusan bertahan, mereka tidak kalah dari Sevilla. Pasukan Marcelino Garcia Toral itu cuma kebobolan 14 gol dari 18 pertandingan sejauh ini.

Real Madrid sudah merasakan di pertemuan sebelumnya pada awal bulan Desember. Untungnya, mereka bisa menang dengan skor 1-0. Tentu ini akan menjadi PR besar yang harus dipecahkan Carlo Ancelotti sebelum hari pertandingan.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?