Andai Jadi Dipecat, Pesangon Solskjaer Relatif Kecil Buat MU

robin -

Ole Gunnar Solskjaer

IDNGoal.news – Manchester United tidak akan menghadapi banyak masalah jika jadi memecat Ole Gunnar Solskjaer. Setan Merah harus membayar pesangon, tapi tidak terlalu besar.

Spekulasi soal masa depan Solskjaer masih jadi topik menarik. Sejauh in para petinggi masih menunjukkan kepercayaan penuh, tapi posisi Solskjaer tidak benar-benar aman.

Begitu hasil pertandingan tidak mendukung, Solskjaer bisa kehilangan pekerjaannya dengan mudah. Sebab itu, dia harus berjuang menuntun MU terus meraih kemenangan.

Tidak aman

Solskjaer seolah-olah memiliki siklus tersendiri sebagai pelatih MU. Setiap kali gosip pemecatan menguat, performa MU langsung membaik, menang, dan Solskjaer batal dipecat.

Ola itu berjalan berulang sejak awal musim. Artinya, posisi Solskjaer juga tidak benar-benar aman, tergantung pada performa tim di lapangan.

Sebab itu, tidaklah mengejutkan mendengar beberapa nama pelatih dihubungkan dengan MU. Ada Brendan Rodgers, Zinedine Zidane, dan Erik Ten Haag yang paling sering disebut-sebut.

Pemecatan dan pesangon

Melihat para petinggi masih memberikan dukungan penuh pada Solskjaer, sempat muncul gosip bahwa MU tidak mau mengulangi kesalahan yang sama dengan memecat pelatih terburu-buru.

Setan Merah pernah memecat tiga pelatih mahal dalam waktu berdekatan: David Moyes, Louis van Gaal, dan Jose Mourinho. Memecat tiga pelatih ini membuat klub merugi secara finansial karena harus membayar pesangon.

Diduga MU tidak mau buru-buru memecat Solskjaer karena kasus yang sama. Mereka tidak mau rugi membayar pesangon mahal.

Meski begitu, kabar terkini menurut Daily Reports mengonfirmasi bahwa pesangon Solskjaer tidak terlalu besar.

Pesangon kecil

Kabarnya, jika jadi memecat Solskjaer, MU hanya perlu membayar kompensasi semusim, tidak perlu membayar kompensasi di setiap musim yang tersisa.

Solskjaer menekan kontrak berdurasi tiga tahun pada Agustus 2021 lalu setelah dianggap sukses menuntun MU mengamankan runner-up Premier League dan Liga Europa.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?