Apa yang Tersisa Setelah Bayern Munchen Ditendang PSG dari Liga Champions?

robin -

Thomas Muller

IDNGoal.news – Bayern Munchen berhasil memenangi leg kedua perempat final Liga Champions melawan PSG, Rabu (14/4/2021) dini hari WIB. Namun, kemenangan itu tak mampu membawa Die Roten melenggang ke semifinal Liga Champions.

Bayern Munchen gagal ke semifinal setelah kalah karena aturan gol tandang. Pada pertemuan pertama di Allianz Arena, 8 April lalu, The Bavarians menyerah 2-3 dari PSG. Alhasil, Bayern Munchen mengusung misi sulit ketika melawat ke markas PSG di Parc des Princes.

Pasalnya, mereka membutuhkan kemenangan dengan selisih dua gol kontra Paris Saint-Germain demi bisa melenggang ke babak empat besar Liga Champions.

Untuk mewujudkan target tersebut, Die Bayern tampil menekan sejak bola digulirkan. Berdasarkan statistik di situs resmi UEFA, Bayern Munchen menorehkan 54 persen penguasaan bola, berbanding 46 persen milik Les Pariesiens.

The Bavarians juga melepaskan 15 tembakan yang lima di antaranya mengarah ke gawang. Di sisi lain, PSG memperoleh tiga peluang bagus dari 10 kesempatan.

Bermain dominan, Bayern Munchen mengunci kemenangan dengan skor 1-0. Gol tunggal Bayern dicetak Eric Maxim Choupo-Moting pada menit ke-40.

Sayangnya, kemenangan tersebut tak cukup mengantarkan Die Roten lolos ke semifinal Liga Champions. Tim asuhan Hansi Flick itu kalah agresivitas gol tandang dari PSG.

Sejumlah data dan fakta menarik tersaji pasca-duel Paris Saint-Germain versus Bayern Munchen. Berikut ini adalah perinciannya.

Data dan Fakta

Pemain Bayern Munchen melakukan pemanasan jelang pertandingan melawan PSG di leg kedua perempat final Liga Champions 2020-2021, Rabu (14/4/2021) dini hari. © AP Photo

1. Bayern Munchen adalah juara bertahan ketiga secara beruntun yang gagal lolos ke semifinal Liga Champions musim berikutnya.

2. PSG untuk kedua kalinya berturut-turut menembus semifinal Liga Champions. Padahal, Les Parisiens hanya empat kali lolos ke babak empat besar dalam 11 keikusertaan sebelumnya di Liga Champions.

3. PSG untuk pertama kalinya gagal mencetak gol dalam 24 laga kandang terakhir di ajang Liga Champions. Terakhir kali Les Parisiens gagal mencetak gol adalah ketika bermain imbang 0-0 kontra Real Madrid, pada Oktober 2015.

4. Striker Bayern Munchen, Eric Maxim Choupo-Moting telah mencetak lebih banyak gol dalam dua penampilan Liga Champions melawan PSG (dua gol), dibandingkan yang dia cetak dalam 10 pertandingan untuk Les Parisiens di kompetisi ini (satu gol).

5. Eric Maxim Choupo-Moting juga mencetak empat gol dalam lima pertandingan terakhir di Liga Champions. Sebelumnya, dia hanya mencetak dua gol dalam 20 penampilan pertamanya di kompetisi tersebut.

6. David Alaba membuat penampilan ke-425 di semua kompetisi bersama Bayern Munchen. Jumlah itu membuat Alaba menjadi pemain asing dengan jumlah penampilan terbanyak bersama Die Bayern (sejajar dengan Franck Ribery).

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?