Aroma Bundesliga di Balik Sukses Chelsea Juara Liga Champions 2020/2021

robin -

Kai Havertz

IDNGoal.news – Sukses Chelsea menjadi juara Liga Champions 2020/2021 harusnya turut melambungkan nama Bundesliga. Sebab, ada banyak produk Bundesliga yang punya andil pada sukses The Blues.

Chelsea menjadi juara Liga Champions usai menang 1-0 atas Manchester City pada laga final yang digelar di Stadion Do Dragao. Chelsea menang lewat gol tunggal Kai Havertz pada menit ke-42.

Bagi Chelsea, ini adalah gelar kedua mereka di Liga Champions. Sebelumnya, Chelsea menjadi juara Liga Champions pada musim 2011/2012.

Sukses Chelsea tak lepas dari para produk Bundesliga. Sebab, ada enam sosok yang besar di Bundesliga dalam sukses The Blues. Siapa saja? Simak ulasannya di bawah ini ya Bolaneters.

Timo Werner

Jika ada pemain Chelsea yang paling banyak mendapat kritik pada musim ini, mungkin Timo Werner lah orangnya. Datang dengan ekspektasi yang tinggi, Werner justru kesulitan untuk segera menjadi meson gol Chelsea.

Namun, agaknya gelar juara Liga Champions bisa menuyulap musim pertama Wwerner menjadi indah.

Timo Werner adalah produk dari Bundesliga. Dia hasil didikan akademi Stuttgart. Namanya melesat ketika tampil konsisten bersama RB Leipzig sejak 2016 hingga 2020 lalu. Chelsea membelinya dengan harga 53 juta euro.

Christian Pulisic

Pulisic didatangkan Chelsea setelah melepas Eden Hazard ke Real Madrid. Performa Pulisic memang belum seikonik Hazard, tetapi dia memberikan gelar yang tidak diraih era Hazard yakni Liga Champions.

Pulisic baru berusia 17 tahun saat menjalani debut profesional di Dortmund. Kala itu, Dortmund dilatih Tuchel yang kini jadi manajer Chelsea. Yap, Pulisic adalah produk dari Bundesliga.

Antonio Rudiger

Seperti Werner, Rudiger juga produk dari akademi Stuttgart. Rudiger promosi ke tim utama pada 2011. Setelah itu, dia mampu tampil bagus dan Roma pun meliriknya pada 2015. Rudiger baru bergabung dengan Chelsea pada 2017.

Rudiger punya hampir terbuang dari Chelsea pada Januari 2021 lalu. Namun, Tuchel datang dan mengubah nasibnya. Rudiger jadi pemain penting di Chelsea dan berjasa besar membawa klub juara Liga Champions.

Andreas Christensen

Thiago Silva cedera pada menit ke-40 dan segalanya nampak akan rumit setelahnya. Namun, ada Christensen yang dengan tenang menggantikan perannya. Bek 25 tahun tampil sangat solid pada sisa laga.

Bagaimana pun, Christensen adalah pemain yang besar di Bundesliga. Statusnya ketika membela Gladbach selama dua musim memang hanya pinjaman, tetapi dari situlah dia tumbuh menjadi salah satu bek tengguh Bundesliga dan kini jadi pilar Chelsea.

Kai Havertz

Havertz lebih banyak mendapat kritik daripada pujian sebelum final Liga Champions. Havertz adalah pemegang rekor transfer paling mahal di Chelsea. Akan tetapi, adaptasinya berjalan lambat.

Havertz butuh bantuan Thomas Tuchel untuk bisa menemukan ritme permainan terbaiknya. Pada akhirnya, semua fans The Blues harus mengucapkan produk akademi Bayer Leverkusen itu atas gelar Liga Champions yang diraih.

Thomas Tuchel

Di balik semua cerita sukses The Blues di Liga Champions, sosok Tuchel punya andil yang sangat besar. Tuchel ditunjuk sebagai manajer pada Januari 2021 dan mengubah segalanya.

Tuchel adalah produk Bundesliga. Dia memulai karir sebagai pelatih dari level bawah. Namanya mulai mencuat bersama Mainz. Lalu, dia pindah ke Dortmund dan diakui sebagai salah satu pelatih terbaik di Eropa.

Tuchel membuat pelatih asal Jerman hattrick juara Liga Champions setelah Jurgen Klopp dan Hansi Flick.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?