Balasan Materazzi untuk Ibrahimovic: Terima Kasih, Tanpamu Kami Tak Bakal Menang!

robin -

Marco Materazzi

IDNGoal.news – Eks bek Inter Milan Marco Materazzi membalas cerita balas dendam Zlatan Ibrahimovic dengan mengucapkan terima kasih karena tanpanya, Nerrazurri tak bakal bisa juara Liga Champions.

Sebelumnya, Ibrahimovic mengaku ia menunggu empat tahun untuk membalaskan dendamnya kepada Marco Materazzi. Ia menyimpan dendam karena pernah mendapat tekel brutal darinya di laga Juventus vs Inter Milan pada tahun 2006 silam.

Ibrahimovic mengaku saat itu ia ingin langsung membalas tekel Marco Materazzi. Sayangnya hal itu tak kesampaian karena ia cedera akibat tekel eks bek Timnas Italia tersebut.

Pria asal Swedia ini akhirnya pindah ke Inter Milan, dan Barcelona. Setelah itu ia mendarat di AC Milan.

Tendangan Taekwondo

Saat di Milan itulah, Zlatan Ibrahimovic bisa mendapat kesempatan untuk membalaskan dendamnya pada derby della madoninna. Tak tanggung-tanggung, pria 38 tahun ini menghajar Marco Materazzi dengan tendangan taekwondo.

“Di babak kedua, Matrix mendekati saya dan saya menghajarnya dengan gerakan Taekwondo, saya mengirimnya ke rumah sakit. [Dejan] Stankovic bertanya kepada saya; ‘Mengapa Anda melakukan itu?’

Dan saya menjawabnya: Saya telah menunggu momen ini selama empat tahun. Itu sebabnya,” terangnya.

“Lalu saya pergi. Setiap aksi pasti ada konsekuensi. Milan menang dan itu adalah momen yang baik, karena klub lama itu hebat,” serunya.

Respon Marco Materazzi

Cerita Ibrahimovic tersebut kemudian direspon oleh Marco Materazzi. Ia membalasnya dengan sarkasme.

Ia mengunggah sebuah foto di Instagram yang menunjukkan skuat Inter Milan pada musim 2009-10 yang memenangi trofi Liga Champions. Ada Materazzi di foto tersebut, demikian pula dengan Esteban Cambiasso, kapten Javier Zanetti, dan Ivan Cordoba.

Dalam caption-nya, Materazzi menulis: “Saya datang, saya melihat, saya menaklukkan.” Kalimat ini jelas menyindir Ibrahimovic.

“Selalu dan dalam kasus apapun, TERIMA KASIH, Ibrahimovic. Tanpamu, kami tak akan pernah MENANG.”

Zlatan Ibrahimovic pindah ke Barcelona pada musim panas 2009. Sebagai gantinya, Samuel Eto’o didatangkan ke Inter Milan. Setelah itu, Marco Materazzi dkk berhasil meraih tiga gelar juara sekaligus, termasuk Liga Champions.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?