Berbahaya! Satu Kata yang Mewakili Performa Romelu Lukaku

robin -

Romelu Lukaku

IDNGoal.news – Thomas Tuchel sangat puas dengan performa Romelu Lukaku di laga melawan Arsenal di pekan ke-1 Premier League. Manajer Chelsea itu menyebut Lukaku menjadi pemain berbahaya pada setiap momen untuk pertahanan lawan.

Chelsea menang dengan skor 2-0 saat berjumpa Arsenal di Stamford Bridge, Minggu (22/8/2021) malam WIB. Dua gol The Blues dicetak Romelu Lukaku pada menit ke-15 dan Reece James pada menit ke-35.

Hasil ini membuat Chelsea kini berada di puncak klasemen sementara Premier League. Chelsea mendapat enam poin, mencetak lima gol, dan belum kebobolan dari dua laga yang sudah dimainkan. Hasil bagus untuk The Blues.

Berbahaya

Tuchel langsung memainkan Lukaku sejak menit pertama pada duel lawan Arsenal. Bahkan, Lukaku bermain penuh pada debut keduanya di Chelsea. Tuchel sangat puas dan melihat Lukaku sebagai pemain yang berbahaya sepanjang laga.

“Itu adalah awal yang sangat baik. Tentu saja, itu hal terbaik ketika striker Anda langsung mencetak gol penting untuk memberi kami keunggulan,” kata Tuchel dikutip dari Football London.

“Selain itu, dia terhubung dengan sangat baik dengan Mason Mount dan Kai Havertz dan memberikan sesuatu pada permainan kami.”

“Dia juga berbahaya sepanjang pertandingan karena dia selalu berbahaya dalam serangan balik dan kami membawanya ke dalam permainan dengan sangat baik. Jadi sekarang ini tentang detail,” sambung manajer asal Jerman tersebut.

Bisa Lebih Baik Lagi

Tuchel puas dengan performa Lukaku, tapi bukan berarti pemain 28 tahun itu sudah sempurna. Tuchel menilai Lukaku masih bisa berkembang lebih baik lagi. Lukaku harus lebih tajam dan klinis di depan gawang.

“Ada hal-hal yang perlu ditingkatkan, tetapi ini adalah awal musim,” kata Tuchel.

“Lukaku hampir mencetak gol yang kedua tetapi ada satu penyelamatan fantastis dari Bernd Leno. Tapi itu adalah debut yang sangat bagus dan dia terhubung dengan sangat baik. Sekarang adalah saatnya untuk melanjutkan dan meningkatkan,” tegas Tuchel.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?