Bertepuk Sebelah Tangan! Penantian Conte Untuk MU Tidak Pernah Dianggap

robin -

Antonio Conte

IDNGoal.news – Antonio Conte punya ketertarikan yang sangat kuat untuk menjadi manajer baru Manchester United. Namun, penantian pelatih asal Italia itu tidak terbalas oleh pihak Setan Merah.

United dalam turbulensi yang besar usai hasil memalukan saat menjamu Liverpool di Old Trafford. Setan Merah kalah dengan skor 5-0 pada laga lanjutan Premier League pekan ke-9. Hasil yang sungguh buruk.

Usai kekalahan telak tersebut, United mulai memikirkan langkah untuk mendepak sang manajer, Ole Gunnar Solskjaer. Beberapa alternatif manajer baru pun mulai dipikirkan. Nama Antonio Conte jadi favorit.

Penantian Hingga Menit Akhir

Conte tidak sedang terikat kontrak dengan klub mana pun usai berpisah dengan Inter Milan pada awal musim lalu. Conte menunjukkan ketertarikan pada United. Begitu juga sebaliknya, United membidik Conte.

Conte siap memulai proyek di tengah musim, sesuatu yang belum pernah dia lakukan sebelumnya. Demi menerima pekerjaan di United, Conte bersedia bekerja di tengah musim. Conte sangat tertarik dengan peluang ini.

Dikutip dari Tuttomercatoweb, Conte cukup sabar menanti tawaran resmi dari pihak United datang. Bahkan, pria yang pernah menjadi pelatih Timnas Italia itu ‘menunggu hingga menit terakhir’ untuk tawaran menjadi manajer United.

Tapi, United tidak pernah melayangkan tawaran. United juga tidak menunjukkan tanda-tanda akan mendepak Solskjaer dari kursi manajer. Pada akhirnya, penantian Conte untuk United bertepuk sebelah tangan.

Alasan Tertarik Pada MU

Conte sejatinya tidak senang menerima pekerjaan di tengah musim. Tapi, dikutip dari Fabrizio Romano, Conte siap melawan prinsipnya demi menerima pinangan United. Dia siap memperbaiki kondisi United.

Tuttomercatoweb menyebut Conte cukup senang dengan skuad United. Eks pelatih Juventus itu melihat United punya skuad yang ‘lebih bagus’ dan punya banyak ‘pemain yang menentukan’. Jadi, Conte sangat tertarik.

Tapi, setelah tidak ada kejelasan dari pihak United, Conte memilih jalan lain. Saat tawaran dari Tottenham datang, setelah ditolak pada awal musim, Conte akhirnya memilih menerima pekerjaan itu. Conte menjadi manajer Tottenham.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?