Bukayo Saka dan Marcus Rashford: Pecundang di Euro 2020 yang Bangkit di Piala Dunia 2022

admin - Piala Dunia

Marcus Rashford usai mencetak gol ke gawang Iran pada laga Piala Dunia 2022

IDNGoal.news – Bukayo Saka dan Marcus Rashford memulai kiprahnya di Piala Dunia 2022 dengan amat impresif. Situasi ini jauh berbeda jika dibandingkan dengan momen kelam di final Euro 2020, ketika mereka menjadi ‘kambing hitam’ kegagalan Timnas Inggris.

Inggris memulai perjalanan di Piala Dunia 2022 dengan mulus. Pada matchday pertama Grup B Piala Dunia 2022 melawan Iran, Senin (21/11/2022) malam WIB, Inggris meraih kemenangan dengan skor 6-2 pada duel di Stadion Khalifa International.

Dominasi Inggris terlihat ketika mereka unggul 3-0 pada babak pertama lewat gol Jude Bellingham, Saka, dan Raheem Sterling. Pada babak kedua, Saka mendapatkan gol kedua. Lalu, ada gol dari Rashford dan Jack Greaslih.

Kemenangan itu membawa Inggris berada di puncak klasemen Grup B dengan raihan tiga poin. Namun, di balik cerita indah itu, ada momen penting yang perlu dirayakan Saka dan Rashford.

Pecundang di Euro 2022

‘Football is coming home’ menjadi slogan yang begitu populer jelang final Euro 2020. Inggris berjumpa Italia pada laga final yang dimainkan di Wembley. Inggris punya kesempatan untuk merayakan gelar juara di tanah yang diklaim asal sepak bola modern.

Namun, Inggris justru kandas di tangan Italia. Setelah bermain imbang 1-1 pada waktu normal dan extra time, Inggris kalah adu penalti dengan skor 3-2. Ada tiga penendang penalti Inggris yang gagal.

Tiga penendang tersebut adalah Marcus Rashford, Jadon Sancho, dan Bukayo Saka. Rashford dan Sancho dimainkan pada menit ke-120, tugasnya khusus untuk mengambil penalti dan mereka gagal.

Tiga pemain tersebut menjadi pecundang di final Euro 2020. Mereka mendapat kritik dari banyak fans. Bahkan, mereka mendapat komentar rasial di media sosial. Itu adalah situasi yang sangat berat bagi Rashford, Sancho, dan Saka.

Bangkit di Piala Dunia 2022

Di antara tiga pemain di atas, Jadon Sancho menjadi satu-satunya yang belum mencapai level terbaiknya. Bahkan, Sancho tidak masuk skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2022. Sedangkan, Rashford dan Saka mampu bangkit.

Saka dimainkan sejak menit awal pada duel lawan Iran. Pemain Arsenal itu tampil luar bisa dengan mencetak dua gol. Saka kemudian mendapatkan gelar Man of the Match laga Inggris vs Iran.

Rashford memulai laga melawan Iran dari bangku cadangan. Gareth Southgate memainkan sang bomber pada menit ke-71, menggantikan Saka. Rashford tampil bagus dan mencetak gol tidak lama setelah berada di atas lapangan.

Rashford dan Sancho, dari pecudang di Euro 2020 mampu bangkit dan memulai Piala Dunia 2022 dengan brilian.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?