Cara Bisnis Baru Real Madrid: Dulu Foya-foya di Bursa Transfer, Sekarang Cari Gratisan!

admin - Liga Spanyol

Bek Real Madrid David Alaba memamerkan trofi juara Liga Champions 2021-22 di Stade de France, Minggu (29/05/2022).

IDNGoal.news – Real Madrid punya cara bisnis baru di bursa transfer. Jika dulu dikenal acap kali membeli pemain dengan harga mahal, kini Real Madrid cenderung mencari pemain yang free transfer atau gratis.

Real Madrid telah mencitrakan diri sebagai tempat bernaung pada pemain bintang. Di masa lalu, ada David Beckham, Luis Figo, Zinedine Zidane, Roberto Carlos, hingga Ronaldo bermain bersama.

Lalu, ada generasi Cristiano Ronaldo, Gareth Bale, Kaka, Sergio Ramos, Angel Di Maria, hingga Mesut Ozil. Nama-nama di atas dibeli dengan harga yang mahal. Bahkan, memecahkan rekor transfer pemain pada zamannya.

Kegemaran Real Madrid membeli pemain dengan harga mahal berlanjut saat membayar 100 juta euro untuk Eden Hazard pada awal musim 2019/2020.

Cari Pemain Gratisan

Selain Eden Hazard, pada musim 2019/2020, Real Madrid juga membeli Luka Jovic (63 juta euro), Eder Militao (50 juta euro), Ferland Mendy (48 juta euro), Rodrygo (45 juta euro), dan Reiner Jesus (30 juta euro). Tidak semuanya sukses dan justru jadi beban.

Setelah itu, pada musim 2020/2021, Real Madrid tidak mendatangkan pemain baru. Los Blancos justru menjual beberapa pemain potensial seperti Achraf Hakimi dan Sergio Reguilon. Lalu, ada Brahim Diaz yang dilepas ke Milan.

Musim 2021/2022, Real Madrid kehilangan Sergio Ramos dan Raphael Varane. Sempat diprediksi bakal jor-joran di bursa transfer, Real Madrid justru hanya memboyong David Alaba dari Bayern Munchen.

Alaba datang dengan status free transfer alias gratis. Alaba memberi dampak besar dan punya andil pada gelar juara Liga Champions musim ini. Selain Alaba, Madrid membeli Eduardo Camavinga dari Rennes. Usianya baru 18 tahun.

Lanjut Musim 2022/2023?

Setelah sukses dengan David Alaba, Real Madrid melanjutkan kebijakan transfer gratis musim 2022/2023. Antonio Rudiger baru saja dikenalkan sebagai pemain baru. Rudiger datang dengan status free transfer usai kontraknya dengan Chelsea berakhir.

Selain Rudiger, Madrid juga hampir mendapatkan jasa Kylian Mbappe dengan status free transfer. Tapi, Mbappe pada akhirnya lebih memilih meneken kontrak baru bersama PSG.

Dikutip dari Marca, ada beberapa alasan di balik cara bisnis baru Real Madrid. Pertama, Madrid fokus pada renovasi stadion yang memakan anggaran besar. Lalu, situasi Covid-19 juga membuat klub harus cermat di bursa transfer.

Sisi positif dari kebijakan baru Real Madrid, finansial klub cukup stabil. Selain itu, Madrid juga punya alokasi gaji yang besar untuk para pemain lama atau yang baru dibeli.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?