Chelsea dan Man City: Terakhir Ikut, Pertama Kabur dari ESL

robin -

Thomas Tuchel

IDNGoal.news – BBC melaporkan bahwa Chelsea dan Manchester City tengah bersiap mengundurkan diri dari rencana European Super League (ESL).

Sejak deklarasi ESL beberapa hari lalu, fans sepak bola di seluruh dunia beramai-ramai menyuarakan protes mereka. Bahkan protes di Inggris terbilang parah, fans sampai turun ke jalan.

Teranyar, sekitar 1.000 fans Chelsea berkumpul di depan Stamford Bridge sebelum laga Chelsea vs Brighton, Rabu (21/4/2021) dini hari WIB. Mereka protes keras, bahkan sampai mencegat bus pemain The Blues.

Chelsea dan Man City, adalah bagian dari enam klub Premier League yang bersepakat gabung ESL. Empat lainnya adalah Arsenal, Liverpool, Manchester United, dan Tottenham.

Lalu mengapa Chelsea dan Man City dikabarkan jadi yang pertama mundur?

 

 

Terakhir ikut

Rencana ESL ini dikecam banyak pihak, termasuk liga-liga top Eropa. UEFA bahkan terang-terangan berperang dengan ESL.

Menurut BBC, Chelsea adalah klub pertama yang mengindikasikan tidak akan memaksakan kehendak di ESL. Lalu Man City menyusul mundur setelahnya.

Chelsea dan Man City ternyata tidak banyak terlibat dalam rencana ESL ini. Mereka jadi tim terakhir yang ikut karena cemas bakal ditinggal klub-klub top lain yang membuat perubahan besar.

Meski begitu, belum jelas bagaimana kekuatan kontrak yang mereka teken. Bisa jadi mundur akan menimbulkan masalah pelanggaran kontrak besar.

Karena reaksi negatif

Menurut BBC, Chelsea memutuskan mundur setelah sang pemilik klub, Roman Abramovich, dan para petinggi menyaksikan penolakan besar-besaran di seluruh dunia terhadap Super League.

Mereka cemas Super League bisa merusak reputasi klub dan justru menghancurkan kerja keras mereka di komunitas selama ini.

Kabarnya, keputusan kemunduran Chelsea ini dibuat sebelum laga kontra Brighton. Belum ada pengumuman resmi ketika artikel ini ditulis.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?