Chelsea Telan Kekalahan Liga Pertamanya, Begini Alasan Maurizio Sarri

reza -

Maurizio Sarri

IDNGoal.news – Chelsea kalah 3-1 di tangan Tottenham, itu kita sudah tahu. Tapi tahukah kamu alasan ngeles apa yang dikemukakan sang lokomotif Maurizio Sarri? Dia marah besar.

Chelsea kalah berkat dua gol relatif cepat dari tuan rumah Tottenham, menit 8 melalui Dele Alli dan menit 16 lewat Harry Kane. Dan setelah dua kartu kuning untuk Antonio Ruediger serta Eden Hazard, eh The Blues malah kebobolan satu gol lagi melalui Son Heung-min pada babak kedua.

Barulah di menit-menit akhir pertandingan di Stadion Wembley pada Minggu dinihari itu, mantan pemain Arsenal Olivier Giroud membalaskan satu gol bagi The Blues. Skor 3-1 bertahan sampai akhir.

Sebelum kekalahan 3-1 tadi malam Chelsea belum pernah kalah di liga di bawah asuhan manajer Maurizio Sarri. Sang maestro asal Italia itu menggantikan rekan senegaranya, ANtonio Conte. Yang juga belum pernah kalah laga liga adalah dua jagoan lain, juara bertahan Manchester City serta Liverpool.

Skuad The Blues finish di urutan kelima musim lalu dan performa awal musim ini menyebabkan mereka disebut-sebut menjadi satu rival kejutan dalam perebutan gelar juara Liga Inggris, tetapi hal itu tidak terjadi tadi malam.

Kekalahan 3-1 di tangan Tottenham Hotspur itu membuat mereka terpaut tujuh poin dari pasukan Pep Guardiola. Rival sesama tim London, Arsenal, bisa menipiskan jarak menjadi satu poin jika mereka mengalahkan Bournemouth pada Minggu malam.

Sarri berkata dalam jumpa pers usai pertandingan: “Saya kecewa karena kami bermain sangat buruk. Saya pikir kami bermain sangat buruk di semua area, secara fisik, mental, teknis dan taktis.”

“Saya tahu kami memiliki beberapa masalah. Penampilan seperti ini hari ini memperlihatkan bagi semua orang bahwa ada masalah yang harus diselesaikan. Saya pikir dalam tiga atau empat pertandingan terakhir kami sudah mulai tampil tidak terlalu baik. Hari ini tidak ada satu pun pemain yang saya sukai.”

Striker Alvaro Morata masih terlihat kurang percaya diri dan pemain asal Spanyol itu lebih sering terjebak offside (3) daripada dia melepaskan tembakan ke gawang lawan sepanjang pertandingan (0).

Ancaman dari Eden Hazard, yang mencatatkan tujuh gol dan empat assist sebelum laga dimulai, juga berhasil dinetralkan. Salah satu upaya terbaik kapten Belgia itu pada menit-menit awal ditepis keluar oleh Hugo Lloris. Itu merupakan satu-satunya momen ketika tembakan Chelsea membahayakan gawang Tottenham. Sisanya nihil.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?