David Alaba Beber Alasan Mengapa Bellingham Diinginkan Madrid dan Liverpool

admin - Liga Spanyol

Jude Bellingham.

IDNGoal.news – Bek asal Austria David Alaba membeberkan apa alasan klubnya yakni Real Madrid dan Liverpool mengejar gelandang Borussia Dortmund, Jude Bellingham.

Pemain asal Inggris itu meninggalkan Birmingham City pada tahun 2020 lalu. Ia memutuskan meniti karier di Bundesliga.

Bellingham memilih gabung Borussia Dortmund. Keputusan ini sangat tepat.

Bellingham berkembang dengan pesat bersama Dortmund. Ia kini tak cuma jadi pilar lini tengah klub Jerman itu tapi jugajadi bagian timnas senior Inggris.

Bellingham Diminati Madrid

Jude Bellingham kemudian diminati oleh sejumlah klub top Eropa. Salah satunya adalah Real Madrid.

El Real mengincar Bellingham sebagai bagian dari rencana meremajakan lini tengah mereka. Sejauh ini mereka masih mengandalkan Luka Modric dan Toni Kroos.

Keduanya sudah uzur dan mungkin musim depan tak lagi bermain di Madrid. Rekan mereka yakni Casemiro sebelumnya sudah meninggalkan Santiago Bernabeu dan pindah ke Manchester United.

Madrid sebelumnya sudah memboyong dua pemain muda dengan status bintang. Mereka adalah Aurelien Tchouameni dan Eduardo Camavinga.

Bellingham Diincar Liverpool

Bukan cuma Real Madrid yang ingin meremajakan lini tengahnya. Liverpool juga mengusahakan hal yang sama.

Pasalnya beberapa pilar mereka sudah uzur. Di antaranya Jordan Henderson dan James Milner.

Liverpool sendiri disebut berminat memakai jasa Jude Bellingham. Ia dianggap layak menggantikan Henderson.

Namun Liverpool kesulitan membujuk Borussia Dortmund untuk melepasnya pada musim panas ini. Akan tetapi kabarnya The Reds sudah mencapai kesepakatan personal dengan Bellingham.

Alasan Madrid dan Liverpool Incar Bellingham

Bek Real Madrid, David Alaba, cukup mengenal Jude Bellingham. Ia pernah berhadapan dengan Bellingham saat masih bermain di Bayern Munchen.

Alaba tahu seperti apa kualitas Bellingham. Ia mengatakan ada beberapa hal yang membuat klub macam Madrid dan Liverpool berusaha keras memboyongnya.

“Mengenai Bellingham sebagai pemain, saya dapat mengatakan bahwa ia adalah salah satu talenta lini tengah terbesar di dunia,” kata Alaba pada Welt.

“Dan itu di usia muda! Di usia 19 tahun, ia memimpin tim, tidak bersembunyi dan sudah memutuskan [hasil akhir] pertandingan dengan gaya permainannya,” puji Alaba.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?