Dicemooh Fans Saat Inggris Kalah 0-4 dari Hungaria, Gareth Southgate: Itulah Risikonya Jadi Pelatih Timnas

admin - Piala Eropa

Pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate.

IDNGoal.news – Gareth Southgate mengakui bahwa kemarahan fans Inggris kepada dirinya memang wajar ketika The Three Lions dibantai Hungaria 0-4 dalam lanjutan UEFA Nations League 2022/23, Rabu (15/6/2022) dini hari WIB.

Pada laga yang digelar di Molineux Stadium, Wolverhampton ini, pelatih Gareth Southgate menurunkan tim bermaterikan kombinasi pemain senior dan sejumlah bintang muda.

Sayang, Inggris harus menyerah dari Hungaria. Rolland Sallai memborong dua gol tim tamu, sedangkan dua gol lainnya masing-masing dicetak oleh Zsolt Nagy dan Daniel Gazdag.

Pengakuan Gareth Southgate

Penampilan buruk Inggris membuat suporter di tribun mencemooh Southgate. Merasa fans wajar kecewa, Southgate pun mengaku tak terlalu merasa terganggu atas hal tersebut.

“Saya tahu peran itu sebelum saya mengambilnya. Saya akan mengatakan itu [pendapat penggemar tentang dia berubah] telah terjadi selama 10 hari, bukan 11 bulan, tetapi saya melihat semua pendahulu saya mengalaminya dan saya tahu orang-orang hebat seperti Sir Bobby Robson apa yang harus dia lalui dan bagaimana dia dilihat di akhir usai membawa tim ke semifinal Piala Dunia,” ujar Southgate seperti dikutip Daily Mal.

“Sepak bola itu emosional, orang-orang membayar untuk datang dan menonton, akan memberikan pendapat. Tim tidak dapat memberikan hasil malam ini, itu adalah tanggung jawab saya, jadi jika kritik datang kepada saya, saya harus menghadapinya,”

“Anda tidak akan menjadi manajer Inggris, tidak realistis untuk memiliki perjalanan yang saya alami selama lima tahun dan tidak mengalami malam yang buruk, malam yang sulit, kritik, itu bagian tak terpisahkan dari pekerjaan. Saya mengerti malam ini adalah pengalaman yang menegur.”

Permintaan Gareth Southgate

Ini adalah kekalahan kandang terburuk Inggris sejak 1928 silam. Southgate pun mengakui bahwa kekalahan ini terasa sangat menyakitkan, tetapi ia meminta fans untuk tetap mendukung mereka.

“Kami tidak banyak kalah dalam pertandingan sepak bola dan ketika Anda kalah begitu banyak, terutama di kandang sendiri, tetapi ketika Anda kalah telak bersama Inggris, itu akan sangat, sangat menyakitkan,” kata Southgate.

“Grup pemain ini luar biasa untuk negara mereka. Penting bagi orang-orang untuk tetap bersama mereka karena mereka akan kuat untuk bergerak maju.”

Bukan Tim Terkuat Inggris

Tak hanya itu, Southgate mengaku sangat paham akan kekecewaan para penggemar dan media. Namun, Southgate menegaskan bahwa ini bukanlah tim terkuat yang dimiliki Inggris.

‘Itu [reaksi penggemar] tidak menyenangkan. Ironisnya adalah bahwa tekanan yang kami miliki dan reputasi atau komentar telah datang dalam dua musim UEFA Nations League, dan dalam kedua musim itu kami tidak dapat memilih apa pun yang mendekati tim terkuat kami,” tutur Southgate.

“Pertandingan di mana manajer Inggris lainnya telah dinilai, kami memiliki penampilan terbaik selama 50 tahun. Saya benar-benar mengerti ada narasi ini sepanjang minggu. Saya tidak bisa berdandan malam ini dengan cara apa pun, tetapi jika kami dinilai pada pertandingan dengan pemain kekuatan penuh kami, itu adalah penilaian yang berbeda.”

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?