Distribusi Bola Buruk, David de Gea Bahkan Dianggap tak Layak Bermain di Klub League Two

robin -

David De Gea

IDNGoal.news – Penampilan David de Gea mendapat kritik tajam dari pandit sepak bola Inggris, Micky Gray. Bintang Premier League era 1990-an itu menyebut De Gea sangat buruk dalam hal distribusi bola.

Dua tahun terakhir, David de Gea berada dalam situasi yang pelik sebagai kiper utama Manchester United. Performanya dinilai tidak sebagus tahu-tahun sebelumnya. De Gea bahkan sempat kalah bersaing dengan Dean Henderson.

Pada paruh kedua musim 2020/2021 lalu, Henderson jadi pilihan United untuk laga-laga Premier League. Sedangkan, De Gea bermain untuk kompetisi seperti Piala FA, Carabao Cup, dan Liga Europa.

Tidak Layak di League Two

Pada awal musim 2021/2022, David de Gea kembali mendapat tempat di tim utama. Tatkala Henderson mengalami masalah di awal musim, De Gea tampil bagus dan mampu merebut posisi utama di bawah mistar United.

Walau aksinya mendapat pujian, Micky Gray mengirimkan kritik pada De Gea. Jebolan akademi Manchester United itu menilai kiper asal Spanyol sangat buruk dalam hal distribusi bola.

“Distribusi bola De Gea itu lho, dan mungkin saya sedikit terlalu kritis, tapi saya pikir dengan bola di kakinya, dia tidak akan mendapatkan kesempatan bermain di League Two,” kata Micky Gray pada talkSPORT.

Sebagai informasi, League Two adalah kompetisi katas keempat dalam piramida sepak bola Inggris.

Tidak Nyaman

David de Gea memang acap kali mendapat kritik terkait kemampuan distribusi bola. De Gea tidak punya tendangan atau umpan yang akurat. Micky Gray menambahkan kalau De Gea tidak nyaman dengan bola.

“Ketika saya melihatnya bermain, dia tidak pernah terlihat nyaman dengan bola di kakinya,” kata Micky Gray.

“Saya mengatakan ini mungkin sedikit terlalu kritis, tetapi saya merasa tidak percaya diri melihatnya. Saya yakin dia juga begitu percaya diri,” sambung Micky Gray.

Tapi…

David de Gea memang bukan Alisson atau Ederson yang punya distribusi bola bagus. Mereka berdua juga sangat nyaman saat menguasai bola. Tapi, Micky Gray menyebut satu kelebihan dari eks kiper Atletico Madrid itu.

“Seperti yang saya katakan sebelumnya, saya pikir dia yang terbaik dalam situasi satu lawan satu. Dia benar-benar luar biasa untuk itu,” tutup Micky Gray.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?