Eks Liverpool Kritik Manchester United: Old Trafford Jadi ‘Teater Mimpi Buruk’

robin -

Ole Gunnar Solskjaer

IDNGoal.news – Hasil yang diraih Manchester United dalam beberapa laga terakhir mengundang banyak kritikan. Tidak terkecuali dari mantan pemain Liverpool, Dietmarr Hamann.

Manchester United hanya mampu memenangkan dua laga dari lima pertandingan terakhirnya di semua ajang, itupun dengan hasil yang kurang meyakinkan. Teranyar, mereka hanya mampu bermain imbang melawan Everton dengan skor 1-1.

Sebelum hitungan lima pertandingan ini, Manchester United juga menelan kekalahan di pentas Liga Champions. Sedihnya, mereka justru kalah dari tim yang di atas kertas tidak lebih baik dan hanya berstatus kuda hitam, Young Boys.

Rentetan hasil buruk ini membuat pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, berada di ujung tanduk. Selain itu, klub raksasa Inggris tersebut juga mengundang banyak kritikan dari berbagai kalangan.

Teater Mimpi Buruk

Salah satu kritikan yang mengarah ke Manchester United datang dari Hamann. Kepada Sky Sports, pria asal Jerman tersebut mengatakan kalau the Red Devils masih berada di bursa perburuan gelar karena Cristiano Ronaldo seorang.

“Satu-satunya alasan mengapa Manchester United masih berada dalam perburuan gelar dan baik-baik saja di Liga Champions adalah Cristiano Ronaldo,” kata Hamann.

“Saya tidak tahu bagaimana mereka tanpa dia atau golnya. Semuanya tambal sulam. Old Trafford, yang pernah dikenal sebagai Teater Impian, sekarang lebih kayak Teater Mimpi Buruk,” lanjutnya.

“Performa mereka menyedihkan. Pada saat ini, mereka tidak memainkan permainan yang bagus. Jadon Sancho berada jauh dari ekspektasi, yang di mana itu tidak saya pahami.”

Pergantian Pelatih Bakalan Terjadi

Hamann juga ikut dalam barisan yang mendukung Manchester United untuk segera memecat Solskjaer. Ia pun memprediksi kalau pelatih berkebangsaan Norwegia tersebut akan diberi surat pemecatan segera.

“Sekarang saya yakin tekanan terhadap sang pelatih bakalan bertumbuh pesat. Saya yakin ini adalah masalah kapan – bukan jika – mereka memecatnya, karena dia sudah terlalu lama ada di sana untuk tidak melihat adanya perkembangan.”

“Saya pikir akan ada pergantian pelatih dalam waktu dekat. Apakah pelatih baru mampu memanfaatkan potensi mereka, harus dilihat lagi nanti. Tapi Ole Gunnar Solskjaer tidak cakap untuk melakukan itu,” pungkasnya.

Aksi Manchester United baru bisa disaksikan pada akhir pekan depan mengingat adanya jeda internasional. Lawan mereka berikutnya adalah Leicester City, di mana kedua klub bakalan bertatap muka di ajang Premier League.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?