Eks Liverpool Sebut Arsenal Bisa Gagal Juara Gara-gara Skuad Muda

admin - Liga Inggris

Selebrasi skuad Arsenal untuk gol Gabriel Magalhaes ke gawang Chelsea, Premier League 2022/23

IDNGoal.news – Skuad muda Arsenal membuktikan bahwa mereka mengerikan sepanjang 16 laga di Liga Inggris 2022/2023. Namun, skuad berisikan pemain-pemain muda tersebut bisa jadi bumerang bagi Arsenal untuk menjadi juara.

Rata-rata skuad Arsenal di musim ini adalah 24,7 tahun. Angka tersebut adalah yang paling muda di antara 19 partisipan Liga Inggris 2022/2023 lainnya.

Berbekal skuad tersebut, para penggawa The Gunners nyaman di puncak klasemen setelah 16 laga dengan perolehan 43 poin, unggul tujuh poin dari Manchester City.

Namun, eks Liverpool John Barnes merasa skuad muda tersebut akan jadi masalah bagi Arsenal. Cepat atau lambat, ia yakin Man City akan kembali berada di atas Arsenal.

Menang Pengalaman

Menurut Barnes, Man City yang sedang tidak lebih baik dari Arsenal akan membaik seiring waktu. Pasalnya, Man City telah memenangkan empat titel Liga Inggris dalam lima musim terakhir.

“Ya, saya akan mengatakan kalau City masih tetap favorit untuk jadi juara karena pengalaman mereka,” ujar dia dikutip dari Metro.

“Sementara ini, City jelas tidak bisa kalah lebih banyak laga lagi. Tetapi semakin dekat poin keduanya, mungkin lima atau enam tahun, saya mengubah pikiran saya,” tambahnya.

Tidak Percaya Darah Muda

Barnes mengaku tidak memercayai darah muda di Arsenal akan terus menang sampai akhir musim. Sejauh ini, Arsenal baru kalah sekali dari 16 laga yang dilewati.

Satu-satunya tim yang mengalahkan Arsenal adalah Manchester United. Selain itu, skuad besutan Mikel Arteta ini tak mempan dihadapkan pada tim-tim Big Six.

“Arsenal adalah skuad yang muda, kurang lebih seperti Newcastle. Saya mungkin saja bisa salah, tetapi dengan pemain muda, saya tidak mengharapkan mereka tetap tidak akan terkalahkan,” ujarnya.

Soal Konsistensi

Para pemain muda ini dianggap Barnes akan kekurangan pengalaman untuk terus memenangkan pertandingan, meski bermain buruk. Hal yang berbeda dialami oleh skuad Man City yang dianggapnya bisa melakukan itu.

“Ujiannya ada di bulan Februari sampai Maret. Ketika mereka tidak bermain bagus, maka yang diperlukan adalah memenangkan pertandingan,” ucap dia.

“Bisakah Arsenal melakukan itu secara konsisten, antara sekarang sampai akhir musim untuk menahan Man City? Saya tidak berpikir mereka bisa melakukannya, tetapi saya juga tidak akan terkejut apabila mereka mampu,” tandasnya.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?