Frank Lampard Bawa Kabar Baik Soal Lini Belakang Chelsea, Apa Itu?

robin - Liga Inggris

Antonio Rudiger

IDNGoal.news – Chelsea mendapatkan kabar baik menjelang laga lanjutan Premier League kontra Wolverhampton. Sang bek, Antonio Rudiger, dipastikan telah pulih dan siap beraksi pada pertandingan tersebut.

Rudiger dihantam cedera parah pada bulan April lalu, tepatnya setelah Chelsea menuai hasil imbang 1-1 kontra Manchester United. Cedera tersebut membuatnya tak bisa berpartisipasi di laga final Liga Europa musim lalu.

Tanpa pemain asal Jerman tersebut, Chelsea tetap mampu meraih tiket ke Liga Champions dan menjadi juara Liga Europa. Namun pada musim ini, terlihat jelas bahwa mereka membutuhkan sosok Rudiger di jantung pertahanannya.

Lini belakang yang keropos bisa terlihat jelas dalam empat laga terakhir the Blues di ajang Premier League. Mereka kebobolan sembilan gol dari keempat pertandingan tersebut. Menjadi bukti bahwa mereka tak bisa mengandalkan duet Kurt Zouma dan Andres Christensen semata.

Rudiger Siap Dimainkan

Beruntung, kabar baik menghampiri the Blues jelang laga kontra Wolverhampton yang digelar pada hari Sabtu (14/9/2019) malam nanti. Frank Lampard selaku pelatih mengatakan bahwa sang bek, Antonio Rudiger, sudah cukup bugar untuk dimainkan.

“Rudiger sudah fit untuk dimainkan,” ujar Lampard kepada awak media dalam konferensi pers jelang menghadapi Wolverhampton, dikutip dari Goal International.

“Itu pastinya menjadi pilihan bagi saya [jika dia bermain], namun dia akan mendapatkan peran penting karena kepribadian, karakter, dan kualitas bek internasional,” sambungnya.

Butuh Sosok Pemimpin

Dengan cederanya sejumlah pemain senior, Lampard pun terpaksa mengandalkan sejumlah pemain muda seperti Fikayo Tomori, Mason Mount, hingga Tammy Abraham. Padahal, Lampard mengakui bahwa dirinya membutuhkan sosok pemimpin dari pemain berpengalaman.

“Kami merindukannya, seperti kami merindukan beberapa pemain depan. Ini penting untuk tim, semuanya berbicara soal betapa mudanya kami, saya tak ingin tim muda hanya demi hal seperti itu,” lanjutnya.

“Saya ingin ada pemimpin di dalamnya. Rudiger belum begitu tua, namun dia pastinya dibutuhkan untuk mengambil tanggung jawab sebagai seorang pemimpin,” tambahnya.

“Saya melihat itu dari kepribadian yang ia miliki. Itu telah terhubung ke arah yang tepat dan dia bisa menjadi sangat berpengaruh kepada tim dan pemain seperti Hudson-Odoi, Mount, dan Tomori. Ini terjadi saat anda sudah berpengalaman dan siap mengambil peran itu,” tandasnya.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?