Gak Bisa Bahasa Inggris, Bagaimana Mungkin Zidane Tangani Manchester United?

robin -

Zinedine Zidane

IDNGoal.news – Mantan pemain Timnas Prancis, Emmanuel Petit meragukan rumor Zinedine Zidane akan melatih Manchester United. Ia menilai mantan rekannya itu tidak menguasai bahasa Inggris sehingga ia bakal sulit menangani Setan Merah.

Zidane saat ini memang tengah mengaggur. Ia belum kembali ke dunia kepelatihan pasca mundur dari kursi pelatih Real Madrid di musim panas kemarin.

Belakangan Zidane dirumorkan akan mencoba peruntungannya di Inggris. Manchester United dilaporkan tertarik untuk mengamankan jasa Zidane sebagai pengganti Ole Gunnar Solskjaer.

Namun Petit yakin bahwa Zidane tidak akan menangani MU. “Untuk melatih sebuah klub, maka anda harus bisa berbicara dalam beberapa bahasa,” ujar Petit kepada Booksmakers.

Tidak Bisa Bahasa Inggris

Ada alasan mengapa Petit meyakini Zidane tidak akan menangani Setan Merah. Ia menilai ketidakmampuan Zidane berbahasa Inggris akan menghalangi kepindahannya ke Old Trafford.

“Saya tahu Zidane bisa berbicara dalam beberapa bahasa. Namun saya cukup yakin bahwa ia tidak menguasai bahasa Inggris,”

“Dalam dunia kepelatihan, komunikasi itu sangat penting. Jika anda tidak bisa berbicara dalam bahasa klub setempat, terutama ketika anda melatih klub seperti Manchester United, maka itu akan jadi masalah besar,”

Hanya Rumor Saja

Lebih lanjut, Petit meyakini kompariotnya itu tidak akan menjejakkan kaki di Inggris. Ia menilai sang manajer tidak punya pengalaman di Inggris sehingga ia tidak akan coba-coba.

“Saya tahu bahwa ia saat ini sedang berada di momen yang penting dalam karirnya. Namun sejujurnya saya tidak percaya bahwa Zidane dihubungkan dengan Manchester United,”

“Dia memang seorang manajer besar, namun dia tidak pernah bermain di Premier League. Ia tidak punya banyak koneksi dengan liga ini, jadi saya tidak percaya ia mau pindah ke sini,” ujarnya.

Pekerjaan Impian

Menurut laporan yang beredar, Zidane memang menolak tawaran melatih Manchester United. Karena ia memiliki pekerjaan idaman lainnya.

Sang manajer dilaporkan akan hiatus sampai akhir 2022. Karena ia membidik pekerjaan sebagai pelatih Timans Prancis usai Piala Dunia 2022.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?