Gawat, MU Pecat Solskjaer di Waktu yang Salah?

robin -

Michael Carrick

IDNGoal.news – Minggu (21/11/2021), Manchester United mengumumkan perpisahan dengan Ole Gunnar Solskjaer. Legenda MU ini harus berpisah dengan cara yang cukup buruk.

Sabtu (20/11/2021), MU dihajar Watford dengan skor telak 1-4. Kekalahan ini menampar Solskjaer dan skuadnya, kabar pemecatan langsung menguat.

Sebenarnya isu pemecatan Solskjaer sudah disuarakan sejak musim lalu, tapi pihak klub tampak masih memberikan kepercayaan penuh. Meski begitu, kekalahan dari Watford kemarin jadi pemicu yang tidak bisa dihindari lagi.

Solskjaer harus meninggalkan MU tanpa persembahan trofi. Masalahnya, apakah keputusan pemecatan ini sudah tepat?

Pecat di waktu yang salah?

Pemecatan Solskjaer tidak bisa dihindari, tapi mungkin bisa diputuskan lebih cepat. Manajemen MU mengambil risiko besar dengan memecat Solskjaer sekarang.

Betapa tidak, musim 2021/22 akan memasuki tahapan penting. Setelah jeda internasional ketiga menjelang akhir tahun, selalu ada jadwal padat yang menunggu tim.

Beberapa pekan ini cenderung menentukan nasib tim di akhir musim nanti. MU harus bersaing di Premier League dan Liga Champions, ada banyak pertandingan penting.

Memecat pelatih di pertengahan musim saja sudah sangat berisiko, terlebih melakukannya ketika musim memasuki tahapan krusial.

 

Sulit cari interim

Tak hanya itu, MU juga memecat Solskjaer tanpa memiliki kandidat kuat sebagai pengganti. Sejauh ini belum ada nama calon pelatih baru yang dibicarakan.

Memang beberapa pekan terakhir sudah ada sejumlah nama top yang disebut. Ada Erik Ten Haag, Zinedine Zidane, bahkan Brendan Rodgers.

Namun, sejauh ini tidak ada tanda-tanda MU bisa merekrut nama-nama tersebut dalam waktu dekat. Terlebih, biasanya pelatih top tidak mau menangani tim di pertengahan musim.

Risiko dengan Carrick

MU memutuskan menunjuk Carrick sebagai pelatih interim untuk beberapa laga ke depan sambil mencari pelatih interim yang lebih baik untuk menangani tim sampai akhir tahun 2021.

Tidak ada yang tahu bagaimana kualitas Carrick sebagai pelatih utama. Yang jelas, Carrick masih minim pengalaman menangani tim top.

Situasi ini lagi-lagi menunjukkan bahwa manajemen MU mengambil risiko besar dengan memecat Solskjaer saat ini. Bisakah MU memperbaiki performa?

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?