Gokil! Ederson Moraes Siap Gusur Posisi Kevin De Bruyne Sebagai Gelandang Man City

robin -

Ederson Moraes

IDNGoal.news – Ederson Moraes sangat percaya diri dengan kemampuan teknis yang dimilikinya. Sang penjaga gawang Manchester City itu yakin bahwa dia cukup bagus untuk menggantikan peran Kevin De Bruyne.

Ederson telah mendapat banyak pujian sebagai salah satu kiper terbaik di dunia. Sosok 28 tahun itu menjadi aktor penting di balik prestasi gemilang Man City dalam beberapa musim terakhir.

Selain kemampuan menepis peluang lawan, Ederson juga punya banyak kelebihan teknis. Kiper asal Brasil itu punya kemampuan melepas umpan yang bagus. Ederson bisa terlibat dalam build-up serangan Man City.

Ikuti Jejak David James

Di masa lalu, tepatnya pada 2005, Man City punya catatan unik. Saat itu, manajer Stuart Pearce memainkan David James sebagai penyerang. Menjadi unik karena James adalah kiper dan itu laga resmi Premier League.

Belum ada kiper Man City yang menyamai catatan James. Namun, jika mendapatkan kesempatan, Ederson sangat percaya diri bisa melakukan hal yang sama dengan eks kiper timnas Inggris itu.

“Jika saya pergi ke lapangan seperti itu [David James], saya tidak akan meminta untuk menjadi striker,” kata Ederson pada CityTV.

Gantikan De Bruyne

Ederson tidak akan menjadi penyerang seperti yang dulu dilakukan David James. Ederson telah mengidentifikasi posisi yang cocok untuknya. Ederson akan merebut posisi Kevin De Bruyne.

“Saya lebih suka bermain di lini tengah. Di tempat Kevin!,” kata Ederson.

“Jika saya harus memilih, jika seseorang meminta saya untuk bermain, saya akan mengatakan: ‘Tarik keluar De Bruyne dan mainkan saya!’ Itu tidak akan mengubah apa pun!,” tegas eks kiper Benfica itu.

Siap Tendang Penalti

Ederson bukan hanya siap bermain untuk peran selain kiper, tapi juga siap untuk tugas penting lain: menendang penalti. Ederson cukup percaya diri dengan kemampuannya tapi dia tidak tahu apakah akan melakukannya atau tidak.

“Saya tidak tahu. Itu tergantung pada permainan, apa yang dibawa permainan.”

“Tentu saja tekanannya lebih tinggi ketika itu 0-0. Ketika adu penalti juga. Tetapi jika Anda menang 3-0 dan ada penalti, pemain jauh lebih santai. Tapi saya tidak tahu bagaimana saya akan mengambilnya.”

“Saya tidak bisa mengatakannya. Saya belum mengambil satu pun penalti dan saya tidak akan memberikan petunjuk untuk lawan. Saya berharap suatu hari nanti itu terjadi dan Anda akan lihat,” tutup Ederson.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?