Indisipliner, Ban Kapten Aubameyang Pantas Dicabut

robin - Uncategorized

Pierre Emerick-Aubameyang

IDNGoal.news – Martin Keown mendesak Mikel Arteta untuk mencopot ban kapten dari Pierre-Emerick Aubameyang setelah sang pemain dicoret dari skuat Arsenal melawan Southampton karena melakukan pelanggaran disiplin.

Arsenal berhadapan dengan Southampton di Emirates Stadiumd, Sabtu (11/12/2021) malam WIB. Pada laga itu, Aubameyang yang merupakan kapten The Gunners tidak nampak batang hidungnya.

Meski tidak diperkuat Aubameyang, Arsenal mampu tampil trengginas saat berjumpa Southampton. Mereka mengalahkan tamunya dengan tiga gol tanpa balas.

Alexandre Lacazette, Martin Odegaard dan Gabriel menjadi pencetak gol Arsenal. Hasil ini membawa The Gunners naik ke peringkat lima klasemen sementara setelah mengemas 26 poin dari 16 pertandingan.

Indisipliner

Jelang pertandingan, Arteta menjelaskan keputusannya mencoret Aubameyang. Striker asal Gabon tersebe dicoret karena membuat pelanggaran disiplin.

“Sayangnya (Aubameyang tidak bermain) karena pelanggaran disiplin,” kata Arteta kepada Sky Sports.

“Saya pikir kami sudah sangat konsisten, ada beberapa hal yang tidak dapat dinegosiasikan di tim yang telah kami tentukan sendiri dan sebagai klub dan dia tidak terlibat. Ini tentu bukan situasi yang mudah, kami tidak ingin kapten klub kami berada dalam situasi itu.”

Copot Ban Kapten

Mantan bek Arsenal Martin Keown tidak suka dengan pelanggaran disiplin yang dilakukan Aubameyang. Karena itu, dia sangat menginginkan Arteta untuk mencopot ban kapten dari Aubameyang.

“Jabatan Kapten sedang dipertanyakan sekarang,” kata Keown kepada BBC Match of the Day.

“Anda tidak bisa terus-menerus terlambat atau menghilang dalam perjalanan ke luar negeri dan tidak kembali tepat waktu.

“Tim Anda membutuhkan Anda dan dia tidak ada di sana saat mereka paling membutuhkannya. Saya berharap [kapten] berubah sekarang.”

Tidak Bisa Diterima

Sementara itu, legenda Newcastle Alan Shearer juga mengkritik perilaku Aubameyang. Menurutnya, hal itu tidak bisa diterima.

“Itu tidak bisa diterima,” ujar Shearer.

“Untuk kedua kalinya itu terjadi… Melakukannya sekali tidak terlalu baik, lalu terjadi lagi dan manajernya keluar dan mengkritiknya seperti yang dia lakukan dan memberi tahu semua orang lagi. Dia harus menyingkirkannya karena alasan itu, itu tidak cukup baik.”

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?