Inggris Berada di Bawah Tertekan Swedia

reza -

Timnas Swedia

IDNGol.news – Status unggulan bisa saja menjadi bumerang bagi timnas Inggris saat menghadapi Swedia di perempat final Piala Dunia 2018 nanti. Pemain Swedia, Sebastian Larsson, meyakini tuntutan kemenangan bisa membuat The Three Lions berada di bawah tekanan.

Harapan pendukung Inggris sedang meninggi saat ini. Pasalnya, tim kesayangan mereka baru saja mengandaskan perlawanan tim kuda hitam lainnya, Kolombia, di 16 besar. Walaupun skuat asuhan Gareth Southgate itu harus dipaksa bermain hingga babak adu penalti.

Inggris pun bisa dibilang sedang dinaungi keberuntungan, sebab mereka berada di sisi bagan turnamen yang dipenuhi oleh banyak tim kuda hitam. Peluang mereka untuk menjadi juara pun semakin terbuka lebar saat Spanyol tumbang di tangan tuan rumah, Rusia.

Beban Berat Inggris

Melawan Swedia, timnas Inggris pun diyakini tidak akan mengalami permasalahan berarti dan bisa lolos dengan mudah. Dan Larsson pun meyakini bahwa opini publik ini bisa menjadi senjata bagi timnya untuk mencuri kemenangan.

“Saya yakin orang-orang di Inggris berharap mereka lolos,” ujar Larsson kepada Sky Sports News.

“Bila mereka tidak lolos dan mengalahkan Swedia, maka itu akan menjadi rasa kecewa yang besar. Jadi Inggris harus berurusan dengan hal seperti itu,” lanjutnya.

Lawan Inggris Tidak Spesial

Larsson pun tidak keberatan jika negaranya tidak disebut sebagai unggulan di laga ini. Malahan, ia merasa senang karena dirinya dan rekan-rekannya tidak harus menanggung beban sebesar lawannya.

“Inggris adalah unggulan, ya, tentu saja, tapi kami tidak memikirkan itu. Kami masih punya beban di diri sendiri, kami tidak merasa puas di sini,” tambahnya.

“Bagi saya, melawan Inggris, negara tempat saya menghabiskan waktu 17 tahun, tentu saja hanya terasa sedikit spesial. Ini adakah pertandingan yang kami nantikan. Kami punya rasa hormat yang besar kepada Inggris,” pungkasnya.

Larsson tidak turut tampil dalam laga melawan Swiss di babak 16 besar beberapa waktu lalu. Ia harus menepi lantaran mendapatkan akumulasi kartu kuning.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?