Jadi Penentu Inggris, Dier Sempat Rasakan Tekanan Berat

reza -

Eric Dier

IDNGoal.news – Gelandang Inggris, Eric Dier, dipercaya sebagai eksekutor terakhir dalam babak adu penalti menghadapi Kolombia, Rabu (4/7) dini hari tadi. Meskipun ia tampak tenang, namun pemain Tottenham itu mengaku sempat merasa tertekan.

Pertandingan antara Inggris melawan Kolombia berjalan imbang 1-1 sehingga membuat pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti. Dan skuat asuhan Gareth Southgate itu dinyatakan sebagai pemenang setelah dua pemain Kolombia gagal menunaikan tugasnya.

Andaikata Dier, yang didapuk sebagai eksekutor kelima, gagal mengeksekusi penalti, maka drama penalti akan terus berlanjut. Namun, pria berumur 24 tahun tersebut tampak tenang dan berhasil menyelesaikannya dengan baik.

Merasa Gugup

Dier mengaku merasakan beban berat hingga membuatnya gugup sebelum mengeksekusi penalti, terutama karena sang pemain sempat gagal mencetak gol. Tetapi ia berhasil melaksanakan tugasnya dan bersyukur akan itu.

“Itu membuat saya gugup,” ujar Dier kepada ITV usai pertandingan.

“Saya tidak pernah berada di situasi seperti itu sebelumnya, tapi saya harus mencetak gol setelah gagal melakukannya dengan sundulan, dan pada akhirnya saya bersyukur bisa mencetak gol!” lanjutnya

Pujian Kepada Pickford

Kiper Inggris, Jordan Pickford, juga didapuk sebagai pahlawan setelah menyelamatkan eksekusi striker Kolombia, Carlos Bacca, dengan baik. Aksi heroik tersebut juga mengundang pujian dari Dier.

“Jordan [Pickford] adalah kiper yang fantastis dan pantas untuk mendapatkan semuanya,” tambahnya.

“Sikapnya sangat baik dan dia selalu tampil brilian di latihan dan membawanya ke pertandingan,” pungkasnya.

Dengan demikian, Inggris pun melenggang ke babak perempat final dan akan bertemu wakil Eropa lainnya, Swedia. Tim asuhan Janne Andersson tersebut juga berhasil lolos usai mengalahkan Swiss dengan skor tipis 1-0.

 

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?