Josep Guardiola: Jude Bellingham adalah Seorang Pembohong!

robin -

Josep Guardiola

IDNGoal.news – Satu penampil yang pantas dibicarakan dalam laga leg kedua babak perempat final Liga Champions antara Manchester City melawan Borussia Dortmund adalah Jude Bellingham. Meski usianya masih belia, Bellingham tampil selayaknya pemain yang sudah matang.

Bellingham menunjukkan dirinya di saat pemain seperti Erling Haaland maupun Marco Reus gagal membongkar lini pertahanan the Citizens. Ia memberikan harapan kepada Die Borussen lewat golnya yang tercipta pada menit ke-15.

Gol tersebut membuat Dortmund setidaknya bisa menghirup aroma babak semifinal meski hanya sementara. Sebenarnya skor 1-0 saja sudah cukup buat Die Borussen untuk menyingkirkan City dan melaju ke babak berikutnya.

Sayangnya, mereka gagal mempertahankan keunggulan. City berhasil mencetak dua gol di babak kedua lewat Phil Foden dan eksekusi penalti Riyad Mahrez. Alhasil, agregat akhir berubah menjadi 4-2 untuk the Citizens.

Jude Bellingham Berbohong

Hasil buruk tersebut tidak menutup sinar yang dipancarkan Jude Bellingham pada pertandingan kali ini. Sampai-sampai pelatih the Citizens, Josep Guardiola, sukar percaya kalau gelandang berdarah Inggris tersebut baru berusia 17 tahun.

“Saya tidak bisa percaya, mungkin dia adalah seorang pembohong! Dia terlalu bagus untuk anak berusia 17 tahun, dia adalah pemain yang fantastis,” kata Guardiola soal performa Bellingham dalam duel dua leg, seperti yang dikutip dari Goal International.

“Ada satu momen di saat dia tidak mendapatkan bola dari bek, bagaimana dia berteriak dan meminta bola di usianya yang masih 17 tahun, itu sangat berarti,” lanjutnya.

Punya Pemain Potensial Juga

Namun, Guardiola tidak perlu berkecil hati. Sebab dirinya pun memiliki pemain muda berpotensi besar dalam diri Phil Foden, yang merupakan produk binaan tim akademi Manchester City.

Di usianya yang masih 20 tahun, Foden sudah menjadi sosok penting dalam keberhasilan Manchester City mencapai babak semifinal. Perlu diketahui bahwa dirinya juga mencetak gol pada laga leg pertama pekan lalu.

“Anda bisa merasakan kalau dia adalah orang yang tak pernah bersembunyi. Dia selalu menciptakan sesuatu. Dia mencetak dua gol penting, gol kedua di Etihad dan hari ini membantu kami untuk bisa berada di babak semifinal,” kata Guardiola soal Foden.

“Dia telah bertumbuh. Pada babak perempat final Liga Champions, dia menjadi pemain penting untuk bisa melaju dan menghadapi Paris St. Germain,” pungkasnya.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?