Jurgen Klopp Butuh 500 Halaman untuk Puji Kehebatan Jordan Henderson

robin - Liga Inggris

Jordan Henderson

IDNGoal.news – Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, memberi apresiasi tinggi atas kinerja apik yang ditampilkan oleh Jordan Henderson. Menurutnya, dibutuhkan hingga 500 halaman untuk menulis sebuah buku tentang kapten Liverpool itu.

Peran Jordan Henderson di lini tengah Liverpool memang kerap diabaikan begitu saja oleh publik. Sebab, pemain 28 tahun itu tak banyak mencetak gol. Dia juga tidak pandai melakukan dribble atau aksi lain yang mengundang decak kagum.

Jordan Henderson mencetak gol pada saat Liverpool berjumpa Southampton di pekan ke-33 Premier League, tengah pekan lalu. Itu adalah gol pertama eks pemain Sunderland untuk The Reds pada musim 2018/19 ini.

Butuh 500 Halaman

Jurgen Klopp meyakini bahwa satu gol yang dilesakkan oleh Jordan Henderson ke gawang Southampton punya arti yang penting. Bukan hanya bagi Liverpool, tapi juga untuk Jordan Henderson secara pribadi. Sebuah gol yang memang layak dia cetak.

“Gol itu sangat berarti untuk Jordan Henderson dan kami. Dia adalah anak laki-laki yang fantastis. Dia layak untuk mendapatkan semua pujian tapi dia tidak mendapatkan cukup banyak,” buka Jurgen Klopp dikutip dari Goal International.

“Jordan Henderson, dari sudut padang saya, adalah pemain yang brilian. Dia adalah kapten kita, dia punya karakter yang fantastis. Jika saya harus menulis buku tentangnya, itu akan menjadi 500 halaman,” sambung pria asal Jerman.

Jordan Henderson musim ini tidak selalu jadi andalan Jurgen Klopp di lini tengah. Dari 33 laga yang dimainkan oleh Liverpool di Premier League, pemain Timnas Inggris itu dimainkan sebagai pemain inti pada 16 laga.

Steven Gerard

Lakukan Pekerjaan Steven Gerard

Meskipun tidak selalu menjadi pilihan utama di lini tengah, Jurgen Klopp merasa jika Jordan Henderson sudah melakukan pekerjaan yang sangat sangat sulit dengan hasil bagus. Pekerjaan itu adalah menggantikan Steven Gerard, kapten legendaris The Reds.

“Pekerjaan paling sulit dalam 500 tahun terakhir di sepak bola adalah menggantikan Steven Gerard. Di hati banyak orang akan bergumam ‘jika buka Gerard, maka tidak akan cukup baik’. Dan, dia telah melakukannya dengan sangat baik.”

“Sekarang, kami harus memikirkan masa depan dengan sangat baik sehingga dia bisa benar-benar bangga. Ketika saya masuk, saya pikir Jordan Henderson adalah gelandang box-to-box. Tapi, sekarang dia jadi nomor 6,” tutup Jurgen Klopp.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?