Kekesalan Sam Allardyce Kepada Wasit Kolombia Vs Inggris

reza -

Timnas Inggris

IDNGoal.news – Eks pelatih Inggris, Sam Allardyce, nampak kesal dengan keputusan-keputusan yang dibuat oleh wasit dalam laga 16 besar Piala Dunia antara Inggris melawan Kolombia, Rabu (4/7) kemarin. Ia menuding wasit yang memimpin pertandingan terlalu lunak.

Pertandingan antar kedua tim harus berjalan lebih panjang dari biasanya setelah Yerry Mina mencetak gol penyama kedudukan di menit-menit akhir. Inggris pun baru bisa keluar sebagai pemenang melalui drama adu penalti.

Namun kemenangan dramatis itu harus tercoreng dengan insiden yang tidak menyenangkan. Salah satu insiden yang masih diingat adalah saat pemain Kolombia, Wilmar Barrios, menanduk gelandang The Three Lions, Jordan Henderson. 

Keputusan Wasit Bermasalah

Perlakuan Barros itu pun luput dari perhatian, sehingga wasit harus melakukan pengecekan menggunakan VAR. Setelah melihat, sang wasit pun mengganjar kartu kuning kepada Barros.

Allardyce meyakini bahwa wasit terlalu lembek dalam membuat keputusan untuk menghukum sang pemain. Dan ia meyakini bahwa VAR tidak turut andil dalam keputusan itu.

“Ini adalah lelucon, tak ada yang diragukan lagi tentang itu,” ujar Allardyce seperti yang dinukil dari talkSPORT.

“Setidaknya mereka benar dengan penalti karena ada tarikan di dalam kotak, tapi ini lagi-lagi bukan salah VAR, keputusan wasit lah yang menjadi masalah,” lanjutnya.

Banyak yang mengkritik kehadiran teknologi pembantu wasit itu selama pagelaran Piala Dunia 2018 berlangsung, termasuk di awal-awal fase grup. Tetapi Allardyce tetap meyakini bahwa VAR bukan masalah.

“Bukan sistemnya yang bermasalah, tetapi para wasit yang menggunakan sistem itu,” tambahnya.

“Saya tidak pernah melihat sebuah turnamen di mana wasit sangat lunak,” pungkasnya.

Insiden tersebut telah lewat, dan Inggris pun dinyatakan lolos ke babak perempat final. Pada hari Sabtu (7/7) nanti, pasukan Gareth Southgate itu akan menghadapi tantangan berat dari tim kuda hitam lainnya, Swedia.

 

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?