Kelemahan Trent Alexander-Arnold akan Dieksploitasi Rangers Habis-habisan

admin - Liga Champion

Final Liga Champions 2022 Liverpool vs Real Madrid: Vinicius Junior vs Trent Alexander-Arnold

IDNGoal.news – Satu area yang akan jadi kelemahan Liverpool saat akan menghadapi Rangers adalah sisi kanan yang dijaga Trent Alexander-Arnold. Eks Liverpool Michael Owen yakin area tersebut akan dieksploitasi habis-habisan oleh penyerang sayap lawan.

Liverpool dan Rangers akan saling bentrok dalam lanjutan Liga Champions 2022/2023 pekan ke-3 Grup A. Kedua tim akan menjalankan pertandingan di Anfield, Rabu (5/10/2022) dini hari WIB.

TAA musim ini tidak sedang menjalani musim terbaiknya. Pemain berusia 23 tahun itu belakangan sering dikritik soal caranya bertahan yang tidak selevel untuk Liverpool.

Meskipun, TAA tetaplah berguna untuk The Reds. Atribut ofensifnya sudah tidak bisa dipungkiri jadi salah satu yang terbaik di Liga Inggris.

Kekuatan dan Kelemahan

Oleh sebab itu, Owen melihat sisi kanan Liverpool itu akan jadi kekuatan sekaligus kelemahan. Tim lawan akan mewaspadai sisi tersebut, di saat yang bersamaan akan mengeksploitasi daerah tersebut.

“Kebanyakan tim yang melawan Liverpool akan mengidentifikasi Trent sebagai ancaman serangan utama yang perlu mereka hentikan,” katanya dilansir dari Daily Mail.

“Tapi di saat yang sama, tim lawan akan melihat kesempatan terbesar untuk menyerang melalui sisi yang dijaganya,” lanjut Owen.

Punya Penyerang Sayap Mumpuni

Kebetulan, Rangers punya penyerang sayap mumpuni pada kemampuan Ryan Kent. Owen melihat kemampuan sang pemain yang sangat mematikan adalah pergerakannya.

“Ryan Kent pasti tahu kelemahan itu. Saya yakin dia juga pasti melihat beberapa pertandingan Liverpool dan dia bisa berperan sangat besar untuk kesuksesan tim di laga nanti,” ucapnya.

“Karena kalau kalian adalah manajer tim lawan, pasti kalian akan mencari pemain yang bisa melakukan gerakan out-to-in-runs, terutama jika tidak ada Trent di sana,” tambah dia.

Perlu Pelapis

Oleh sebab itu, Liverpool seringnya memerlukan pelapis untuk mengakomodasi kelemahan dari TAA. Jordan Henderson yang seringnya dibebani peran tersebut.

Namun saat ini kondisi Henderson masih diragukan untuk tampil. Jika memang sang kapten bisa bermain, maka kelemahan tersebut bisa diantisipasi.

“Jordan [Henderson] cenderung mencoba untuk selalu menjaga wilayahnya. Tapi kita tahu Jordan kadang tidak bermain dan itu memberikan kesulitan di dalam pertandingan,” ujar dia.

“Kekuatan terbesar Liverpool dapat menjadi kelemahan terbesar Liverpool pula,” ujar Owen mengakhiri.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?