Leicester di Dasar Klasemen Premier League dan Kebobolan 22 Gol: Brendan Rodgers Pasrah Jika Dipecat

admin - Liga Inggris

Manajer Leicester City Brendan Rodgers.

IDNGoal.news – Performa Leicester City sangat buruk pada awal musim 2022/2023. The Foxes kini berada di dasar klasemen dan sudah kebobolan 22 gol. Posisi manajer Brendan Rodgers benar-benar terjepit dan dia pasrah dengan nasibnya.

Leicester sejatinya tampil cukup bagus pada musim 2021/2022. Mereka finis di posisi ke-8 klasemen Premier League. Leicester punya materi pemain yang cukup bagus untuk bisa bersaing di zona Eropa pada musim 2022/2023 ini.

Namun, yang terjadi justru situasi buruk. Hingga pekan ke-7, Leicester baru meraih satu poin. Mereka enam kali menelan kekalahan dan hanya mampu meraih poin saat imbang 2-2 lawan Brentford.

Leicester berada di dasar klasemen dan ini adalah pertanda buruk bagi masa depan Brendan Rodgers. Lantas, seperti apa respon Rodgers melihat kondisi yang terjadi?

Sudah Siap Dipecat, Rodgers?

Indikasi buruknya performa Leicester bukan hanya dari posisi di klasemen dan satu poin yang didapat. Leicester juga menjadi klub dengan jumlah kebobolan paling banyak. Dalam tujuh laga, sudah 22 gol bersarang di gawang mereka.

“Tekanan sangat terasa, tentu saja,” ucap Rodgers.

“Saya datang setiap hari dan bekerja. Saya bisa melihat pemain tampil dengan percaya diri, tetapi Anda harus menang. Jadi, saya sangat mengerti dengan tekanan yang ada.”

“Saya memahami rasa frustrasi yang dirasakan para pendukung dan segalanya. Saya tidak bisa bersembunyi dari kondisi sulit ini. Saya bertanggung jawab, tentang hasilnya,” kata mantan manajer Liverpool dan Swansea City tersebut.

Pasrah Jika Dipecat

Rodgers ditunjuk sebagai pelatih Leicester pada Februari 2019. Rodgers sempat membawa The Foxes menggapai kejayaan dengan menjadi juara Piala FA musim 2020/2021. Namun, Rodgers kini hanya bisa pasrah dengan masa depannya.

“Dengar, apa pun yang terjadi, saya akan sangat menghormati para pemilik klub. Mereka telah memberikan banyak dukungan sejak saya datang ke sini,” kata Rodgers.

“Saya mengerti permainannya, saya mengerti sepak bola. Bagi saya, mereka telah memberi saya dukungan yang brilian dan apa pun yang terjadi pada saya di Leicester, apakah saya bertahan atau terus berjuang, saya akan selalu menghormati mereka,” tegas Rodgers.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?