Liverpool Ketemu Real Madrid Terus di ESL, Carragher: Orang-orang Bakal Bosan Lah!

robin -

Jurgen Klopp

IDNGoal.news – Legenda Liverpool Jamie Carragher menentang ide digelarnya European Super League (ESL) karena mengatakan kompetisi itu akan jadi membosankan jika yang bertanding adalah tim yang itu-itu saja.

Kompetisi European Super League digagas oleh 12 klub elit di Eropa, termasuk Liverpool dan Real Madrid. Kompetisi ini adalah tandingan dari kompetisi Liga Champions.

Motifnya diduga tak lepas dari soal cuan. Sebab tim-tim yang bermain di dalam kompetisi itu akan dapat untung yang jauh lebih besar dibanding saat jadi juara Liga Champions sekalipun.

Pihak UEFA sendiri tentu saja berang dengan adanya kompetisi tandingan itu. Mereka berusaha sekuat tenaga agar ESL tak jadi digelar.

European Super League Bakal Membosankan

Kompetisi European Super League ini juga ditentang oleh banyak suporter. Jamie Carragher pun juga tidak menyetujui digelarnya ESL.

Ia mengatakan ESL tak perlu digelar. Salah satu alasannya adalah karena kompetisi itu lambat laun pasti bakal berjalan membosankan.

Ia yakin para fans lama-lama bakal jengah melihat, contohnya saja, Liverpool terus bertemu Real Madrid. Menurutnya jika itu terjadi maka pertemuan keduanya bakal tak terasa spesial lagi.

“Orang-orang akan menjadi sangat bosan dengan Real Madrid vs Liverpool. Itu menarik, itulah yang terjadi di sepak bola Eropa,” cetusnya pada Sky Sports.

“Ini akan memalingkan generasi pendukung. Ini akan menjadi membosankan, tidak ada apa-apa di sana. Apa yang membuat saya bersemangat??”

“Saya suka menonton Liverpool. Sepak bola bisa membawa Anda ke tempat di mana tidak ada orang lain yang bisa. Ini tidak akan pernah membawa Anda ke tempat ini lagi,” ketus Carragher.

Klopp Senang Lihat West Ham di Liga Champions

Manajer Liverpool Jurgen Klopp juga menentang digelarnya European Super League. Ia juga senang dengan format Liga Champions yang ada saat ini karena hal itu bisa membuatnya melihat tim macam West Ham bisa berlaga di kompetisi paling elit di Benua Biru tersebut.

“Saya 53 tahun. Sejak saya bermain sepak bola profesional, Liga Champions telah ada di sana. Tujuan saya selalu melatih tim di sana. Saya tidak punya masalah dengan Liga Champions,” tegasnya.

“Saya suka aspek kompetitif sepak bola. Saya suka West Ham mungkin bermain di Liga Champions. Saya tidak ingin mereka [main di UCL] karena kami ingin [Liverpool yang main di UCL] tetapi saya suka mereka memiliki kesempatan. Apa yang bisa saya katakan? Itu tidak mudah,” terangnya.

Jika pemain Liverpool dan Real Madrid nekat bermain di European Super League, mereka akan mendapatkan sanksi berat dari UEFA. Para pemain itu akan dilarang bermain di Piala Dunia dan Euro.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?