Manchester City vs Chelsea: 5 Alasan The Blues Layak Juara Liga Champions

robin -

Thomas Tuchel

IDNGoal.news – Babak final Liga Champions 2020/21 mempertemukan dua wakil Inggris, Chelsea dan Manchester City. Kedua tim akan bersua di Stadion do Dragao, Portugal, Minggu (30/05/2021) pukul 02.00 WIB.

Pertandingan ini diprediksi akan berlangsung sengit. Selain ambisi untuk meraih si kuping besar, laga ini juga bertajuk Derby Inggris yang mempertemukan dua tim asal London dan Manchester.

Di sisi lain, pertandingan juga akan dihadiri penonton dengan kuota masing-masing sebanyak 6.000 suporter. Sehingga, akan memengaruhi atmosfer di stadion.

Namun, jika merujuk catatan hingga statistik, Chelsea diunggulkan sebagai pemenang pada pertandingan ini. Idngoalnews mencatat ada 5 alasan yang membuat The Blues layak menjadi juara Liga Champions musim ini.

Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.

Chelsea Pernah Juara

Chelsea punya catatan lebih apik dibanding Manchester City pada ajang Liga Champions. Klub berjuluk The Blues tersebut pernah meraih trofi Si Kuping Besar.

Chelsea menjadi kampiun Liga Champions pada musim 2011/12. Klub yang bermarkas di Stamford Bridge tersebut mengalahkan Bayern Munchen di partai puncak lewat adu penalti.

Sementara Manchester City belum sekalipun meraih gelar juara pada kompetisi tingkat Eropa tersebut. Bahkan, partai kontra Chelsea menjadi final pertamanya.

Chelsea Unggul Head to Head

Dilansir laman Transfermarkt, Chelsea sudah bertemu dengan Manchester City sebanyak 93 kali. Dari pertemuan tersebut, The Blues menang sebanyak 43 kali.

Sementara The Citizens hanya mencatatkan 31 kemenangan dan 19 laga lainnya berakhir imbang. Chelsea juga berhasil melesakkan 128 gol.

Menangi Dua Pertemuan Terakhir

Sejak ditangani Thomas Tuchel, Chelsea selalu menang ketika bertemu dengan Manchester City. The Blues secara berturut-turut mengalahkan The Citizens dengan skor 1-0 dan 1-2.

Kemenangan 1-0 terjadi pada semifinal Piala FA, gol semata wayang The Blues dicetak Hakim Ziyech, meneruskan umpan Timo Werner. Hasil itu juga mengantarkan Chelsea ke final.

Sementara kemenangan 1-2 terjadi pada ajang Premier League. Sempat tertinggal melalui Raheem Sterling, Chelsea mampu membalas dua gol melalui Hakim Ziyech dan Marcos Alonso.

Pertahanan Kukuh Chelsea

Chelsea menjelma sebagai tim dengan pertahanan kukuh. Dari 29 pertandingan bersama Thomas Tuchel, klub yang bermarkas di Stamford Bridge tersebut hanya kebobolan 16 gol.

Kebobolan terbesar terjadi pada pekan ke-30 Premier League 2020/21 melawan West Bromwich Albion. Kala itu, The Blues kalah dengan kedudukan 2-5.

Faktor Thomas Tuchel

Thomas Tuchel berhasil mengangkat prestasi Chelsea sejak ditunjuk sebagai pelatih pada 26 Januari 2021 lalu. Tuchel mempersembahkan 18 kemenangan dari 29 pertandingan.

Di bawah Tuchel, Chelsea juga hanya mengalami 5 kali kekalahan dan 6 pertandingan lainnya berakhir imbang. Atas hasil itu, pelatih asal Jerman tersebut mencatatkan 2,07 poin per laga.

Tuchel bahkan mampu membawa Chelsea finis di posisi ke-4 klasemen akhir Premier League dengan mengoleksi total 67 poin.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?