Paksa Mainkan Kante Selama 90 Menit, Tuchel Merasa Bersalah

robin - Uncategorized

N'Golo Kante

IDNGoal.news – Thomas Tuchel merasa bersalah telah memaksa NGolo Kante bermain penuh selama 90 menit dalam duel Chelsea kontra Wolverhampton akhir pekan lalu. Kante baru pulih dari cedera dan seharusnya dia diberi kesempatan beristirahat.

Masalahnya, skuad Chelsea sedang tidak dalam kondisi terbaiknya dalam pertandingan kemarin. Tuchel harus memaksimalkan pemain yang ada karena ada sekitar 6-7 pemain inti yang absen karena cedera dan Covid-19.

Kekurangan pemain Chelsea terlihat jelas di lini tengah. Oleh sebab itu, Tuchel berani mengambil risiko memainkan Kante yang baru pulih dari cedera.

Tidak bertanggung jawab

Tuchel menunjuk Kante jadi starter dan membiarkannya bermain penuh. Keputusan inilah yang menurutnya jadi kesalahan besar. Kante belum mencapai kondisi fisik terbaiknya, ada risiko besar ketika memaksanya bermain penuh.

“Yang kami lakukan dengan N’Golo Kante, main 90 menit, itu keputusan tidak bertanggung jawab. Kami telah membiarkan dia bermain 90 menit lawan Wolverhampton,” ujar Tuchel di Chelseafc.com.

“Akankah dia dilibatkan dalam skuad untuk laga kontra Brentford? Tidak, jelas tidak. Mungkinkah dia bermain Andai situasinya di laga terakhir musim? Ya, tapi faktanya tidak.”

“Kami tidak boleh melakukan kesalahan seperti itu dan saya tidak mau melakukannya. Sekarang saya akan memberinya waktu memulihkan diri dan bersiap untuk laga kontra Aston Villa,” imbuhnya.

Risiko besar

Tuchel juga tidak mau membesar-besarkan masalah absennya pemain-pemain penting Chelsea dalam pertandingan kemarin. Dia mengakui Chelsea kesulitan, tapi seharusnya tidak perlu ada keputusan ceroboh.

“Mengusung tim dengan 13 atau 14 pemain untuk satu pertandingan [vs Wolves], memang itu masalah, tapi bukan masalah besar. Kami masih bisa melakukannya. Kami bisa bertarung,” lanjut Tuchel.

“Namun, dari pertandingan itu kami mendapatkan cedera Trevoh Calobah. Kami harus memainkan Kante dan Mateo Kovacic, itu jelas sangat berisiko dan sekarang kami harus membayar risiko itu,” tandasnya.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?