Pantaskah Timo Werner Disebut Pemalas? Eks Chelsea Ini Angkat Bicara

robin -

Timo Werner

IDNGoal.news – Timo Werner sempat mendapatkan kritikan yang cukup pedas dari eks Arsenal, Ian Wright. Sampai-sampai mantan pemain Chelsea, Wayne Bridge, harus turun tangan untuk memberikan pembelaan.

Werner turut berjasa membantu Chelsea meraih kemenangan atas Manchester City dalam laga lanjutan Premier League akhir pekan kemarin. Ia menyumbang assist untuk Marcos Alonso yang mempersembahkan gol kedua di masa injury time.

Pertandingan yang digelar di Etihad Stadium tersebut berakhir dengan cukup dramatis. City sempat unggul lebih dulu berkat gol dari Raheem Sterling, namun Chelsea mampu membalikkan situasi lewat aksi Hakim Ziyech dan Alonso.

Meski memegang peranan penting, Werner tidak bisa lolos dari kritikan Wright. Tanpa sungkan, Wright menyebut bomber asal Jerman tersebut sebagai pemain yang pemalas.

Pantaskah Werner Disebut Pemalas?

Wright punya penjelasan di balik kritikannya terhadap Werner. Ia mengkritik penempatan posisi Werner, di mana dia tinggal di area offside pada suatu momen dalam pertandingan. Padahal, Wright yakin Werner bisa memberikan dampak kalau bergerak keluar dari area offside tersebut.

“Anda harus melihat pergerakannya. Dia seharusnya kembali ke area ‘onside’. Dia tidak melakukannya. Dia punya ruang yang besar. Buat saya, dia pemalas,” ungkap Wright dalam BBC’s Match of the Day.

Kritikan tersebut mendapatkan tanggapan dari Bridge, yang pernah memperkuat Chelsea selama enam musim. Ia tidak sepakat dengan pernyataan Wright, terutama jika melihat apa yang dilakukan Werner saat menghadapi Real Madrid.

“Saya tidak yakin anda bisa melabeli dia sebagai pemalas. Cara dia bermain melawan Real Madrid, usahanya saat berlari dan menutup pergerakan artinya anda tak bisa mencap dia sebagai pemain pemalas,” ucapnya dikutip dari Metro.co.uk.

Beradaptasi Itu Sulit

Werner memang cukup akrab dengan berbagai kritikan pedas semenjak mendarat di Stamford Bridge. Bridge pun jadi teringat ketika dirinya pertama kali bergabung dengan the Blues pada tahun 2003 lalu.

“Kai Havertz dan Werner tidak menjalani pra-musim dan datang ke liga terbaik di dunia tidaklah mudah. Kepindahan saya dari Southampton ke Chelsea tidak mudah, dan apabila saya pindah ke negara lain, jujur saya tak tahu bagaimana saya mengatasi itu,” tambah Bridge.

“Anda sudah terbiasa bermain dengan beberapa pemain dan apa yang anda sukai, kemudian anda tahu apa yang bakalan terjadi selama permainan. Beradaptasi itu tidak mudah.”

“Beberapa orang bisa langsung tancap gas, tapi yang lainnya tidak. Jika Chelsea merekrut seorang striker, saya pikir mereka masih punya kesempatan. Mereka akan memiliki karir yang bagus di Chelsea,” pungkasnya.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?