Pelatih Chelsea Ternyata Cemburu Pada Mauricio Pochettino

reza -

Maurizio Sarri

IDNGoal.news – Pelatih Chelsea Maurizio Sarri menikmati awal musim yang cukup baik, menang 8 kali, draw 4 kali, mengoleksi 28 poin di urutan ketiga Liga Inggris. Tapi ternyata dia cemburu pada bos Tottenham, Mauricio Pochettino. Begini ceritanya.

Menurut Maurizio Sarri, ia tidak yakin pemilik Chelsea Roman Abramovich akan memiliki urat sabar yang sama panjangnya dengan pemilik Tottenham Hotspur. Dalam konteks itu ia menilai sang pelatih Argentina itu sebagai seseorang yang sangat beruntung.

Chelsea akan tandang ke Stadion Wembley pada hari Minggu dinihari WIB guna mencoba menjauhkan diri dari kejaran tim yang dimiliki David Levy itu.

Pochettino melakukan pekerjaan luar biasa dalam empat tahun karir kepelatihannya di Spurs, tapi tanpa memenangkan satu trofi pun, menyusul karir serupa tanpa piala di Southampton dan Espanyol.

Pemilik Tottenham Daniel Levy buru-buru memberi Pochettino kontrak baru senilai Rp 159 Milyar per tahun untuk menahan minat dari Chelsea musim panas kemarin. Dan kini Maurizio Sarri curhat kepada media, dirinya mungkin sudah akan dipecat oleh pemilik Blues Roman Abramovich jika gagal mendapatkan trofi selama empat tahun ke depan.

Mauricio Pochettino

Ditegaskan oleh mantan pelatih Napoli itu, Chelsea mungkin tidak akan memberinya kesabaran yang sama seperti yang diperoleh Mauricio Pochettino di Tottenham Hotspur dalam mendapatkan trofi pertamanya.

Chelsea yang duduk di posisi ketiga klasemen Liga Inggris akan bertandang ke Tottenham, yang satu posisi di bawah mereka, dalam pertandingan yang disebut Sarri sebagai ‘layak ditonton’. Ia sekali lagi mengklaim bahwa Manchester City tidak akan bisa dikejar oleh siapa pun dan bahwa Liverpool sudah pasti lolos ke empat besar di akhir musim.

Seperti Pochettino, Sarri juga belum memenangkan satu trofi pun di seluruh karir manajerialnya di Napoli, Empoli dan Sorrento.

Ditanya oleh wartawan, bagaimana jika ia empat tahun ke depan tak kunjung memperoleh trofi. Dijawab oleh Sarri begini: “Saya tidak tahu. Itu tergantung klub, saya pikir. Kurasa tidak akan ada toleransi selama empat tahun, tapi saya tidak tahu.”

Hanya Jose Mourinho, yang berhasil melewati musim pertamanya tanpa trofi di bawah Abramovich, dan Sarri berpendapat bahwa Chelsea akhirnya mungkin dipaksa untuk memikirkan ulang prioritas mereka.

“Itu tergantung pada klub,” katanya. “Apa yang diinginkan klub saat ini. Apakah lebih penting untuk menang, atau lebih penting untuk memperbaiki para pemain. Tergantung klub.”

Alih-alih mencoba untuk membuat Abramovich senang, Sarri bergurau bahwa dia ingin mengamankan trofi pertamanya agar masalah yang sama jangan ditanyakan lagi dan lagi.

“Saya ingin memenangkan sesuatu hanya untuk menghindari pertanyaan ini! Dalam setiap konferensi pers, Anda selalu menanyakan hal yang sama,” katanya. “Jadi saya harus memenangkan sesuatu sesegera mungkin agar Anda semua berhenti bertanya soal trofi.”

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?