Pelatih Spesial! Ini Perlakuan Carlo Ancelotti yang Bikin Antonio Rudiger Tersentuh

admin - Liga Spanyol

Pemain Real Madrid, Antonio Rudiger

IDNGoal.news – Antonio Rudiger tidak memiliki masalah berarti dalam beradaptasi di Real Madrid. Bek Jerman itu mengungkapkan bahwa pelatih Carlo Ancelotti memainkan peran besar didalamnya.

Rudiger bergabung dengan Real Madrid setelah tidak memperpanjang kontraknya dengan Chelsea. Dia dikontrak selama empat tahun di Santiago Bernabeu.

Rudiger mampu beradaptasi dengan baik dengan klub barunya. Pemain berusia 29 tahun tersebut tak membutuhkan waktu lama untuk nyetel dengan permainan di klub barunya.

Dari sembilan penampilan sejauh ini, Rudiger mampu mencetak satu gol. Dia juga ikut membantu Los Blancos menjuarai Piala Super Eropa 2022.

Perlakuan Ancelotti

Carlo Ancelotti adalah pelatih yang ikut membantu Antonio Rudiger beradaptasi di Real Madrid. Pemain asal Jerman tersebut mengungkapkan sebuah perlakuan yang mengejutkan dari sang pelatih kepada dirinya.

“Saya hanya baru beberapa jam bersama keluarga saya di rumah baru. Kami sedang barbeque. Tiba-tiba, bel rumah berbunyi. Saya membukanya dan Carlo Ancelotti hanya berdiri di depan saya. Sebuah momen yang wow,” ungkap Rudiger kepada Sport1.

“Dia duduk bersama kami di meja, makan bersama kami, dan mengenal keluarga saya. Sangat normal, sangat rendah hati. Dia ada di sana selama dua jam. Kami berbicara segalanya.”

Pelatih Spesial

Aksi ini pun membuat Rudiger tersentuh. Oleh karenanya, dia pun menyebut bahwa Ancelotti adalah pelatih terbaik dalam urusan menangani seorang pemain.

“Jujur, saya tidak pernah mengalami hal semacam itu. Tidak ada pelatih yang pernah melakukannya untuk saya. Setelah beberapa bulan dengannya, saya harus bilang: dalam urusan menangani pemain, Ancelotti tidak tersentuh,” ujar Rudiger.

“Seorang pelatih legendaris. Dia sudah mengoleksi Liga Champions ketika saya kecil. Bekerja dengannya sekarang di klub tersukses di dunia sangatlah indah.”

Proses Kepindahan Rudiger

Rudiger juga membahas kepindahannya dari Chelsea. Dia mengatakan hanya ada dua opsi untuknya pada saat itu.

“Hanya ada dua pilihan bagi saya: apakah saya tetap di Chelsea atau saya pergi ke Real. Jerman bukan prospek yang serius,” jelas Rudiger.

“Pada akhir April, [pindah ke Real Madrid] menjadi sangat nyata. Tapi sebelum semuanya jelas, saudara saya sedikit mengerjai saya.”

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?