Pemain Timnas Filipina Tersinggung dan Balas Ucapan Bima Sakti

reza -

Bima Sakti

IDNGoal.news – Pemain Timnas Filipina tersinggung dan langsung membalas ucapan Bima Sakti yang membuat dirinya marah. Kekesalan itu ia sampaikan setelah pertandingan Grup B dalam gelaran Piala AFF 2018, Minggu (25/11).

Adalah sosok pemain gelandang Timnas Filipina bernama Stephan Schrock 32 tahun yang marah dan membalas ucapan pelatih Timnas Indonesia Bima Sakti. Setelah Filipina singkirkan Timnas Indonesia dari Piala AFF 2018 tanpa gol di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Schrock menggunakan media sosial Instagram untuk merespons balik ucapan Bima Sakti.

Bagi yang belum tahu, sebelumnya saat jelang pertandingan antara Indonesia vs Filipina, Bima Sakti sudah membuat sebagian pendukung The Azkals marah. Mereka marah karena komentar banyaknya pemain ‘setengah Filipina’ dalam tim polesan Sven Goran Eriksson tersebut.

“Kalau secara fisik mereka sangat tinggi dan besar, mereka punya banyak pemain peranakan. Terpenting bagi kami adalah siap menghadapi semua bola-bola mati mereka,” ujar Bima Sakti melalui Fox Sports Asia.

media sosial Instagram

Pemain Timnas Filipina tak suka bahas soal darah ikut campur.

Meski bisa jadi tidak bermaksud untuk menyinggung, namun hal itu ternyata bisa membuat Schrock yang sempat bermain di Bundesliga bersama Eintracht Frankfurt dan Hoffenheim, emosi jiwa dengan ucapan Bima Sakti. Hampir seluruh pemain di skuat timnas Filipina saat ini merupakan para pemain berdarah campuran, entah itu Jerman, Inggris, Swiss, Jepang, sampai Denmark.

Ia lantas merespons balik melalui akun Instagram pribadinya. “Silahkan panggil kami setengah darah peranakan/campuran sepanjang hari, tapi setelah kita bertemu bertanding, hanya setengah dari kalian yang akan tersisa nantinya,” tulis pemain keturunan Jerman tersebut melalui Instagram dengan geram.

Timnas Filipina masih terus melaju ke semifinal Piala AFF 2018 sebagai runner-up Grup B dan akan menghadapi Vietnam. Thailand vs Malaysia akan menjadi semifinalis lainnya.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?