Pemenang dan Pecundang Arsenal vs Chelsea: Kenalkan, Lukaku The King of London!

robin -

Romelu Lukaku

IDNGoal.news – Chelsea tampil bagus pada laga pekan ke-2 Premier League 2021/2022 melawan Arsenal. Bermain di Stadion Emirates, Minggu (22/8/2021) malam WIB, Chelsea meraih kemenangan dengan skor 2-0 atas tuan rumah.

Romelu Lukaku langsung mencetak gol dalam laga debut keduanya berseragam The Blues, sekaligus membuktikan bahwa ia tak salah dihargai hingga 115 juta euro.

Satu gol Chelsea lainnya diciptakan oleh bek sayap kanan Reece James lewat sebuah proses serangan yang apik ditunjukkan oleh pasukan Thomas Tuchel.

Lukaku langsung tampil impresif untuk Chelsea. Sedangkan, Pablo Mari menjadi titik lemah di jantung pertahanan Arsenal. Berikut adalah pemenang dan pencudang pada duel Arsenal vs Chelsea:

Pemenang – Cesar Azpilicueta

Sang kapten menunjukkan performa yang solid. Dia tampil dengan tekel-tekel yang akurat. Tiga tekel, semuanya sukses. Azpilicueta juga melakukan dua sapuan dan dua intersep.

Azpilicueta juga membuat satu blok penting yang memastikan Chelsea tidak kebobolan.

Pecundang – Pablo Mari

Pertandingan yang sulit bagi Pablo Mari. Kali ini dia tidak ditemani Ben White yang terpapar Covid-19. Mari kesulitan meladeni duel-duel fisik yang dilakukan Romelu Lukaku.

Mari meninggalkan banyak celah di lini pertahanan Arsenal. Gol pertama Chelsea tercipta karena Mari kalah duel dengan Lukaku.

Pemenang – Reece James

Reece James menjadi bintang bagi Chelsea. Bek sayap berusia 21 tahun tampil gemilang. Torehan satu assist dan gol adalah bukti performa apiknya.

Selain dua kontribusi penting itu, James juga melakukan empat tekel. James hanya kalah dari Jorginho yang melakukan lima tekel. James juga membuat empat umpan kunci.

Pecundang – Kieran Tierney

Tierney memberi opsi yang bagus pada lini serang Arsenal, terutama pada babak kedua. Namun, pada babak pertama, Tierney menjadi titik lemah di lini belakang Arsenal.

Tierney memberi ruang yang lebar untuk Reece James. Dua gol Chelsea terjadi pada area yang dijaga Tierney.

Pemenang – Mateo Kovacic

Kovacic membuat duet Jorginho dan Kante tidak akan nyaman berada di starting XI. Kovacic tampil sangat solid dengan stamina dan umpan-umpannya yang akurat.

Kovacic membuat satu umpan kunci. Dia juga melepas umpan penting kepada Reece James yang kemudian berujung pada gol Lukaku.

Pecundang – Granit Xhaka

Tanpa Thomas Partey, Granit Xhaka punya beban yang lebih berat. Bukan hanya untuk melakukan build-up, Xhaka juga harus melakukan kontribusi bertahan yang lebih. Itu gagal dilakukan pada duel lawan Chelsea.

Xhaka adalah pemain Arsenal yang paling banyak melakukan umpan kunci. Tapi, dia seperti tidak nampak ketika timnya harus bertahan.

Pemenang – Andreas Christensen

Christensen menjadi pemain yang teramat penting bagi Chelsea, terutama pada babak kedua. Bek 25 tahun bermain solid dan memenangkan banyak duel di area pertahanan.

Christensen memenangkan tiga duel, melakukan empat tekel, empat sapuan, dan satu intersep.

Pecundang – Nicolas Pepe

Pepe dikenal punya diribel dan akurasi tendangan yang bagus. Pepe melakukan tiga dribel sukses pada duel lawan Chelsea. Tetapi, tidak ada aksi yang terlalu membayahakan darinya.

Pepe tidak melakukan satu pun tendangan pada duel ini, sama sekali tidak! Pepe tidak memberi ancaman bagi The Blues.

Pemenang – Mason Mount

Mount tidak membuat gol. Tapi, Mount tampil bagus dengan satu assist untuk gol Reece James. Mount memang jadi sumber kreativitas serangan Chelsea. Mount membuat empat umpan kunci.

Walau tidak mencatatkan namanya di papan skor, Mount bermain sangat efektif dan nampak langsung padu dengan Lukaku.

Pecundang – Gabriel Martinelli

Martinelli dimainkan sebagai target man, biasanya memainkan peran agak melebar. Martinelli punya kapasitas untuk peran ini. Namun, dia tidak mampu meladeni permainan fisik tiga bek tengah Chelsea.

Martinelli tidak melepas satu pun shots sebelum ditarik keluar pada menit ke-79.

Pemenang – Romelu Lukaku

Lukaku memberi impresi yang bagus pada fans Chelsea. Debut keduanya bersama The Blues dihiasi sebuah gol. Lukaku nampak sangat kuat dan cepat walau belum lama ikut sesi pramusim.

Lukaku juga memberi banyak perubahan cara bermain Chelsea. Kini, Chelsea punya seorang target man. Chelsea punya pemain yang kuat di kotak penalti. Dan, London kini punya raja baru, Lukaku!

Pemenang – Thomas Tuchel

Tuchel melakukan sejumlah rotasi pada starting XI Chelsea jika dibanding duel melawan Crystal Palace. Rotasi yang dilakukan berjalan sangat mulus. Dia memilih pemain yang tepat untuk peran yang tepat.

Keputusan memainkan Andres Christensen sejak menit awal terbukti jitu. Begitu juga dengan tampilnya Mateo Kovacic dan Romelu Lukaku. Tuchel punya perhitungan yang sangat matang.

Pecundang – Mikel Arteta

Arteta benar-benar bakal berada dalam tekanan yang besar. Situasi sulit akan dialaminya pada awal musim. Arteta belum bisa menurunkan starting XI terbaiknya karena masalah cedera dan Covid-19.

Kekalahan dari Chelsea bakal memberi beban besar bagi skuad Arsenal. Apalagi, pada laga selanjutnya, Arsenal akan berjumpa Man City. Arteta harus berpikir keras untuk bisa mengubah situasi.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?