Pengakuan Rio Ferdinand, Diteror Agen Pemain Manchester United Agar Berhenti Mengkritik

admin - Liga Inggris

Selebrasi pemain Manchester United setelah Anthony Elanga berhasil mencetak gol ke gawang Leeds United dalam laga lanjutan Premier League

IDNGoal.news – Rio Ferdinand terbilang cukup vokal dalam urusan mengkritik mantan klubnya, Manchester United. Sampai-sampai dirinya tidak jarang menerima panggilan telepon dari agen pemain yang memintanya untuk mengontrol omongannya.

Kritikan yang dilontarkan Ferdinand cukup beralasan. Sebab performa the Red Devils dalam beberapa tahun terakhir tidak sesuai dengan standar. Apalagi kalau dibandingkan dengan era ketika Ferdinand masih bermain dulu.

Terbaru, Manchester United baru saja dipermak habis-habisan oleh Manchester City dalam laga lanjutan Premier League. Klub asuhan Ralf Rangnick tersebut menelan kekalahan dengan skor telak 1-4 di Etihad Stadium.

Jadi, tidak heran apabila Ferdinand mengkritik Manchester United. Dan itu tidak dilakukan oleh dirinya saja. Legenda lain seperti Gary Neville dan Roy Keane melakukan hal serupa saat diundang sebagai pandit.

Sering Dihubungi Agen Pemain

Kadang, ketika sedang mengkritik, Ferdinand tidak hanya mengarahkan pandangannya ke klub secara keseluruhan. Ia juga sering menunjuk pemain spesifik dan menudingnya sebagai alasan Manchester United menuai hasil buruk.

Apa yang dilakukan Ferdinand jelas memperburuk citra sang pemain. Agen para pemain pun dibuat sibuk dengan itu. Rio Ferdinand mengaku sering mendapatkan panggilan telepon dari mereka.

“Jumlah panggilan telepon yang saya dapat dari agen, ‘oh, bisakah anda tidak berkata ini, mengapa anda mengkritik, dan sebagainya’. Tolonglah,” ujar Ferdinand dalam siniar Vibe with Five.

“Kalau saya menjadi pendendam dan mengatakan hal buruk secara personal soal orang-orang ini, saya paham. Saya akan menghubungi lalu meminta maaf. Tapi saya takkan meminta maaf hanya karena mengutarakan fakta,” lanjutnya.

Harapan Ferdinand

Ketimbang berusaha memperbaiki citra dengan menyuruh orang lain mengontrol omongannya, Ferdinand berharap para pemain tersebut berkaca pada dirinya. Kemudian memperbaiki performa di laga berikutnya.

“Saya sangat, sangat berharap para pemain ini berjalan di hari berikutnya dan berpikir, ‘Saya malu, harga diri dan ego saya telah dipukuli. Saya harus memperbaiki ini’,” kata Ferdinand.

“Saya berharap sikapnya begitu. Saya berharap itulah yang ada di dalam sana. Saya bertaruh ada banyak aksi saling tunjuk. Saya berani bertaruh ada banyak, ‘dia melakukan ini, dia tidak melakukan ini, tidak melakukan itu’,” pungkasnya.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?