Penjelasan PSSI Mengenai Egy Maulana Vikri Belum Gabung Timnas U-19

reza -

Egy Maulana Vikri

IDNGoal.news – Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria memberikan penjelasan belum bergabungnya Egy Maulana Vikri bersama Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19. Menurutnya, hal itu terjadi karena Egy tak dilepas Lechia Gdansk.

Sebelumnya, nama Egy masuk dalam daftar 23 pemain timnas U-19 untuk Piala AFF U-19 yang berlangsung di Gresik dan Sidoarjo pada 1 hingga 14 Juli 2018. Namun, hingga saat ini pesepakbola asal Medan itu tak kunjung merapat.

Tisha mengatakan, PSSI sejatinya sudah berusaha agar Egy bisa memperkuat Garuda Nusantara. Namun, Lechia tidak memberikan izin lantaran Piala AFF bukanlah agenda resmi AFC ataupun FIFA.

“Sudah ada komunikasi dengan Lechia. Kami tahu bahwa Piala AFF ini merupakan regional federasi yang unrecognize, kalau kita bahasa Indonesia-kan jadi tidak diakui. Piala AFF memang dikenal, tapi bukan berupa jenjang menuju AFC dan FIFA, dikenal tapi tidak diakui. Maka dari itu turnamen ini tidak masuk dalam satu kalender,” ujar Tisha.

Oleh sebab itu, PSSI tidak bisa membantah keputusan yang dikeluarkan Lechia. Namun, PSSI tetap menyayangkan sikap Lechia tersebut. Padahal, sejak negosiasi awal PSSI memberi catatan pada agen Egy dan Lechia tentang agen Piala AFF.

“Jadi Lechia secara state poin memiliki alasan yang kuat tetapi kembali lagi dulu notenya Pak Ketum PSSI, Edy Rahmayadi sampai akhirnya membuat berita besar, bahwa inilah pentingnya koordinasi dari awal sebelum dia masuk dengan agennya dan mereka lapor ke federasi,” kata perempuan berusia 33 tahun ini.

Masih Ditahan Lechia

“Kami padahal sudah bilang kepada agennya kalau kami ada agenda ini. Harusnya walau tidak recognize atau apa pun dia tidak bisa beralasan itu karena diawal harus bisa dinegosiasikan sehingga ini yang ditakutkan Pak Ketum dulu, makanya sempat catatan juga masalah seperti Evan Dimas waktu itu,” lanjutnya.

“Bukan keluarnya yang dilarang, tapi tidak berkordinasinya yang disayangkan. Dalam hal ini kami sudah berkoordinasi saja tetap terjadi begini gimana dulu tanpa berkoordinasi. Pihak Lechia sudah tahu ada Piala AFF ternyata masih ditahan juga,” tambah Tisha.

Lebih lanjut, alumnus FMIPA Institut Teknologi Bandung (ITB) ini mengatakan, Egy kemungkinan akan dilepas Lechia pada 9 sampai 10 Juli mendatang. “Itu nanti apabila masuk semifinal, tapi di luar itu rasanya sulit,” tutup Tisha.

 

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?