Penyerang Denmark Dapat Ancaman Pembunuhan

reza -

Nicolai Jorgensen

IDNGoal.news – Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Pepatah tersebut nampaknya cocok untuk mengurai masalah pelik yang kini menimpa penyerang timnas Denmark, Nicolai Jorgensen. Dia baru saja mendapatkan ancaman pembunuhan.

Jorgensen menjadi pesakitan, salah satunya hingga ancaman pembunuhan, usai gagal menjalankan tugas sebagai eksekutor penalti di laga melawan Kroasia. Sebuah ancaman yang tentunya cukup serius.

Denmark berjumpa Kroasia di babak 16 Besar Piala Dunia 2018, Senin (2/7) yang lalu. Kedua tim bermain imbang 1-1 di waktu normal dan perpanjangan waktu. Denmark akhirnya kalah dengan skor 3-2 pada babak adu penalti atas Kroasia pada laga di Stadion Nizhny Novgorod.

Ancaman Pembunuhan

Jorgensen tampil sebagai pengganti di laga melawan Kroasia. Dia masuk lapangan pada menit ke-66 menggantikan Andreas Cornelius. Masuknya pemain 27 tahun sempat membuat permainan Denmark lebih hidup, tapi tak mampu mencetak gol.

Saat laga dilanjutkan ke babak adu penalti, sejatinya ada tiga pemain Denmark yang gagal menendang penalti. Selain Jorgensen, ada Christian Eriksen dan Lasse Schone. Tapi, Jorgensen adalah penendang terakhir di laga kontra Kroasia.

Pasca kegagalan tersebut, Jorgensen mendapatkan banyak ancaman. Termasuk dari media sosial milik pemain yang membela klub Feyenoord. Federasi Sepakbola Denmark [DBU] pun ikut sedih dengan kejadian yang menimpa Jorgensen.

Dilaporkan ke Polisi

DBU melakukan pembelaan maksimal pada pihak Jorgensen atas ancaman pembunuhan yang diterima. Dikutip dari Sky Sport, DBU telah membuat laporan ke polisi agar pengancam Jorgensen segera ditindak dan hal serupa tidak terjadi lagi.

Selain itu, DBU juga memberi himbauan pada para fans Denmark untuk tidak melakukan ancaman yang sama pada pemain lainnya.

“Berhentilah. Warga kita tidak boleh menerima ancaman pembunuhan, tidak juga untuk bintang-bintang Piala Dunia, politisi atau yang lain. Ini sungguh tidak bisa diterima dan tidak etis,” himbau DBU.

“Kami melaporkan kasus ini ke polisi untuk mengakhiri situasi gila ini,” tegas DBU.

Bukan Yang Pertama

Sebelum Jorgensen, sudah ada pemain yang tampil di Piala Dunia 2018 lain yang mendapat ancaman pembunuhan. Pemain tersebut adalah Carlos Sanchez, yang bermain untuk Kolombia.

Sanchez menjadi pesakitan pada laga perdana Kolombia di Piala Dunia 2018 melawan Jepang. Pada laga tersebut, Sanchez mendapatkan kartu merah dan membuat Kolombia terkena penalti pada menit ke-3.

Kolombia akhirnya kalah dengan skor 2-1 atas Jepang di laga perdana.

Pasca laga tersebut, Sanchez langsung mendapatkan respon negatif dari warga Kolombia. Pemain berusia 32 tahun menerima ancaman pembunuhan. Kolombia bahkan harus menggelar latihan tertutup di Kazan untuk menjaga keamanan Sanchez.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?