Peran Rafael Leao di AC Milan Terlalu Besar untuk Digantikan Siapapun

admin - Liga Italia

Pemain AC Milan, Rafael Leao

IDNGoal.news – Tanpa Rafael Leao, AC Milan bukan apa-apa. 22 tembakan yang diciptakan Milan saat bersua Napoli hanya satu yang menjadi gol.

Alhasil, Milan kalah 1-2 dari Napoli di San Siro pada pekan ke-7 Liga Italia 2022/2023, Senin (19/9/2022) dini hari WIB. Gol dari Olivier Giroud tidak cukup untuk mengungguli gol-gol dari Matteo Politano dan Giovanni Simeone.

Pada pertandingan ini, Leao tidak dimainkan. Hukuman akumulasi kartu merah yang diterima pada pertandingan sebelumnya memaksanya absen pada pertandingan ini.

Manajer Stefano Pioli memutuskan untuk memasukkan Rade Krunic di posisi sayap kiri. Penampilan pemain asal Bosnia ini tidak cukup untuk menggantikan besarnya peran Leao di Rossoneri.

Lemah di Kotak Penalti

Pioli mengakui bahwa Milan begitu lemah ketika tiba di kotak penalti Napoli. Padahal, jumlah tembakan yang diciptakan Milan itu tidak sedikit.

Kehilangan Leao jadi faktor terbesar yang membuat Milan tidak bisa berbuat banyak. Leao tidak hanya bisa jadi penuntas peluang, tetapi juga kreator serangan.

”Saya harap kami bisa belajar dari kekalahan ini untuk bisa lebih klinis di depan. Karena sesungguhnya kami telah melakukan segalanya, kecuali error yang kami ciptakan dan kurangnya determinasi di masing-masing kotak penalti,” ujar dia kepdada DAZN.

Kontribusi Tertinggi

Leao jadi pemain Milan saat ini dengan kontribusi gol tertinggi. Ia sudah terlibat dalam sembilan gol yang dicetak Milan di musim ini. Rinciannya, pemain berusia 23 tahun ini mencetak tiga gol dan enam assist.

Untuk urusan gol, Leao sementara hanya tertinggal dua gol dari Giroud. Top skorer Milan itu sudah menyarangkan lima gol dari sembilan pertandingan.

Sedangkan untuk urusan assist, Leao jadi rajanya. Pemain Milan dengan jumlah assist terbanyak kedua adalah Theo Hernandez dan Davide Calabria yang masing-masing baru mencetak dua gol.

Ekspektasi Gol dan Assist Tertinggi

Selain itu, Leao juga terbukti lebih dari klinis daripada statistik xG (Expected Goals) + xA (Expected Assists). Disitat dari FBRef, Leao mencatatkan xG+xA sebesar 2,8.

Jumlah itu adalah yang tertinggi juga di skuad Rossoneri. Giroud mengekor di belakangnya dengan 2,2 dan diikuti Charles de Ketelaere dengan 1,5.

Dengan kata lain, Leao telah menjadi ruh dari serangan Milan di awal musim ini. Perannya terlalu impresif untuk bisa digantikan.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?