Pernyataan Presiden Real Madrid Soal Mbappe Bikin Kesal PSG (Lagi)

robin -

Kylian Mbappe

IDNGoal.news – PSG, melalui Leonardo selaku direktur olahraga klub, kembali mengeluhkan kelakuan Real Madrid. Mereka menganggap raksasa Spanyol tersebut menunjukkan kurangnya rasa hormat dalam kasus Kylian Mbappe.

Sudah bukan rahasia lagi kalau Real Madrid menginginkan jasa Mbappe. Mereka sudah berusaha menggoda PSG pada bursa transfer musim panas kemarin dengan mahar yang sangat menggiurkan. Sayang, Les Parisien tidak bergeming.

PSG, bisa dibilang, cukup nekat. Real Madrid telah memberi penawaran hingga 200 juta euro untuk Mbappe yang memiliki sisa kontrak satu tahun di Parc des Princes. Kalau dibiarkan, PSG bisa kehilangan dirinya secara gratis.

Apalagi Mbappe diketahui telah mengekspresikan niatannya untuk meninggalkan Prancis. PSG bisa kehilangan uang dalam jumlah besar, mengingat mereka berinvestasi seharga 180 juta euro untuk peraih medali juara Piala Dunia 2018 tersebut.

Madrid Tidak Menghormati PSG

Dalam beberapa waktu terakhir, PSG telah berulang kali mencoba memberikan kontrak baru kepada Mbappe. Namun sampai sekarang, Mbappe tidak memberikan jawaban yang memuaskan.

Selama godaan dari Real Madrid datang, PSG akan kesulitan untuk meyakinkan Mbappe agar mau bertahan. Apalagi Real Madrid tidak malu untuk bicara terbuka soal ketertarikannya terhadap sang penyerang.

Baru-baru ini, Florentino Perez selaku presiden Real Madrid berbicara soal itu. Perkataan Perez sukses membuat PSG kesal, dan kembali melontarkan keluhannya lewat Leonardo.

“Ini adalah contoh lain dari kurangnya rasa hormat buat PSG dan juga buat Mbappe,” tegas Leonardo ketika diwawancarai oleh L’Equipe.

Seolah-olah Mbappe Sudah Jadi Milik Madrid

Masalahnya, lanjut Leonardo, bukan cuma Florentino Perez saja yang berbicara soal ketertarikan Real Madrid terhadap Mbappe. Mulai dari pelatih dan pemainnya pun sudah ikut-ikutan memberikan komentar di hadapan publik.

“Faktanya, di pekan yang sama, pemain Real Madrid [Karim Benzema], lalu pelatih Real Madrid [Carlo Ancelotti] dan kini sang presiden berbicara soal Kylian seolah-olah dia sudah menjadi bagian dari mereka.”

“Saya ulangi: Ini adalah bentuk dari kurangnya rasa hormat yang tidak bisa lagi kami tolerir,” pungkas pria yang pernah menjadi bagian dari Inter Milan dan AC Milan tersebut.

Perez, beberapa waktu lalu, berkata seperti ini: “pada bulan Januari, kami akan mendengar kabar soal Mbappe. Harapannya semuanya bisa diselesaikan pada tanggal 1 Januari [2022].”

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?