Pertanda Masalah Internal Man United, Rangnick Memang Mundur atau Dipaksa Pergi?

admin - Liga Inggris

Pelatih interim Manchester United, Ralf Rangnick

IDNGoal.news – Minggu (29/5/2022), Manchester United membuat kejutan dengan mengumumkan perpisahan Ralf Rangnick. Disebutkan bahwa Rangnick tidak akan melanjutkan perannya sebagai konsultan klub untuk musim depan.

Manchester United mengangkat Rangnick sebagai pelatih interim pada akhir bulan November 2021 lalu. Ia menggantikan Ole Gunnar Solskjaer dengan kontrak yang berdurasi selama kurang lebih tujuh bulan saja.

Pengangkatan Rangnick sebagai pelatih interim bertujuan agar manajemen klub bisa mendapatkan nahkoda tetap yang bisa membangun the Red Devils dengan sebaik-baiknya. Mereka telah mendapatkan sosok itu dalam diri Erik ten Hag.

Kedatangan Ten Hag bukan berarti Rangnick harus pergi. Sebab kesepakatan antara kedua pihak juga menegaskan bahwa Rangnick masih akan berperan sebagai konsultan selama dua tahun.

Keputusan mengejutkan

Berdasarkan pernyataan MU, dijelaskan bahwa Rangnick tidak lagi melanjutkan pekerjaannya sebagai konsultan karena ingin fokus melatih Austria. Beberapa waktu lalu, Rangnick memang telah menerima tawaran jadi pelatih kepala Austria untuk beberapa tahun ke depan.

“Kami ingin berterima kasih kepada Ralf Rangnick atas usahanya sebagai pelatih interim selama lebih dari enam bulan terakhir,” buka pernyataan resmi Manchester United yang diunggah di situs resminya.

“Melalui kesepakatan bersama, Ralf hanya akan fokus pada peran barunya sebagai pelatih Timnas Austria sekarang dan takkan mengambil peran konsultan di Old Trafford. Kami mendoakan keberuntungan terbaik buat Ralf dalam babak baru di dalam kariernya.”

Muncul gosip miring

Biarpun pernyataan MU jelas, tetap saja muncul gosip-gosip miring yang tidak bisa dicegah. Kabarnya, Rangnick dilepas karena pihak klub kesal dengan komentar-komentarnya.

Beberapa bulan terakhir, Rangnick tampak sangat berani membongkar bobroknya internal MU. Dia mengeluarkan pernyataan-pernyataan kontroversial, khususnya mengenai kondisi ruang ganti dan manajemen internal MU.

Sikap Rangnick ini diduga membuat pihak klub kesal. Bahkan, Rio Ferdinand sempat mengkritik Rangnick yang terlalu blak-blakan membongkar bobrok klub.

Oleh sebab itu, kepergian Rangnick baru-baru ini memunculkan tanda tanya besar. Benarkah Rangnick memilih mundur atau memang dipecat oleh pihak klub?

Pasalnya, Rangnick seharusnya bisa membentuk kerja sama apik dengan Ten Hag untuk mengusung proyek perkembangan tim. Melepas Rangnick bisa jadi salah satu keputusan ceroboh MU.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?